Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, kecelakaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, kecelakaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut mengguncang kawasan Kalideres. Seorang pengendara motor bernama Ani Maryati tewas setelah terlibat tabrakan dengan truk dinas TNI Angkatan Darat.

Insiden ini terjadi saat kendaraan dinas tengah menjalankan tugas membantu kegiatan siswa, sehingga langsung menyita perhatian publik.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Donny Pramono, mengungkapkan kronologi awal kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi sementara, korban mencoba menyalip truk dari sisi kiri. Namun nahas, korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh dan terlindas.

Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah Berawan, Sebagian Wilayah Diguyur Hujan Ringan

Truk Sedang Tugas Antar Siswa, Bukan Operasi Militer

Donny menjelaskan, truk tersebut berasal dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad. Saat kejadian, kendaraan tengah mengantar siswa SDN 05 Kalideres untuk kegiatan LDKS Pramuka di kawasan Cisarua.

Artinya, truk sedang menjalankan tugas bantuan masyarakat atas permintaan resmi pihak sekolah.

TNI Angkatan Darat menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya korban.

“Kami turut berbelasungkawa dan berharap keluarga diberi kekuatan,” ujar Donny.

Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. TNI AD menegaskan tidak ada indikasi kesengajaan dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Menkum Temui Mualem, Otsus Aceh Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Sopir Diperiksa, Denpom Turun Tangan

Saat ini, pengemudi truk dinas telah melaporkan diri dan menjalani pemeriksaan oleh Denpom I Tangerang.

TNI AD juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan proses berjalan objektif dan transparan.

Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AD telah mendatangi keluarga korban, menyampaikan permohonan maaf, serta memberikan santunan.

Namun demikian, TNI menegaskan akan bertindak tegas jika ditemukan unsur kelalaian.

“Jika terbukti ada kelalaian, akan diproses hukum secara tegas dan transparan,” tegas Donny. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB