POSNEWS.CO.ID, NEW DELHI — Presiden Tiongkok Xi Jinping mendorong blok BRICS untuk menjadi juru damai dalam konflik Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan dalam pidato KTT BRICS di New Delhi. Tiongkok siap bekerja sama dengan seluruh anggota demi mewujudkan perdamaian kawasan.
Peran BRICS dan Kepemimpinan Global South
Xi menegaskan bahwa peperangan tidak menguntungkan bagi kepentingan komunitas internasional. Oleh karena itu, BRICS harus mengambil peran aktif memulihkan stabilitas kawasan.
Xi menyebut kelompok ini sebagai kekuatan utama pemrakarsa kawasan Global South. Selain itu, blok ini menjadi model kemandirian bagi negara-negara berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan Bilateral Xi Jinping dan Narendra Modi
Xi Jinping juga menggelar pertemuan bilateral bersama Perdana Menteri India Narendra Modi. Pertemuan di sela KTT tersebut membahas penguatan hubungan diplomatik kedua negara.
Tiongkok memandang hubungan bersama India dari perspektif strategis jangka panjang. Oleh sebab itu, kedua negara tetangga dapat saling melengkapi potensi ekonomi. Kunjungan ini menjadi kedatangan pertama Xi ke India dalam tujuh tahun terakhir.
Kekuatan Ekonomi dan KTT BRICS Mendatang
Hubungan kedua negara sempat memanas akibat bentrokan perbatasan pada tahun 2020. Namun, komunikasi bilateral kini terus membaik di tengah dinamika hubungan dunia.
Saat ini anggota BRICS menguasai lebih dari 40 persen populasi dunia. Selain itu, blok ini menyumbang hampir seperempat dari total ekonomi global. Tiongkok akan memegang ketua BRICS dan menggelar KTT ke-19 tahun depan. Dengan demikian, konsolidasi negara berkembang diprediksi akan semakin kuat.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













