Empat Debt Collector Penculik & Pembunuh Kepala KCP BRI, Tinggal di Johar Baru Seizin Bos di Surabaya

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mendalami dugaan keterlibatan oknum TNI Kopda FH dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BUMN di Jakarta. Dok-Istimewa

Polisi mendalami dugaan keterlibatan oknum TNI Kopda FH dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kacab BUMN di Jakarta. Dok-Istimewa

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI, Mohamad Ilham Pradipta (37), mulai menemui titik terang. Polisi menangkap empat pelaku yang semuanya bekerja sebagai debt collector atau penagih hutang dalam operasi gabungan di Jakarta dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Empat Pelaku Ditangkap di Jakarta dan NTT

Keempat pelaku, AT, RS, RAH, dan RW, menempati rumah di Jalan Johar Baru III No. 42, Jakarta Pusat, atas izin bos mereka yang berada di Surabaya. Tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur dan Subdit Resmob Polda Metro Jaya meringkus AT, RS, dan RAH di lokasi pada Kamis (21/8/2025). Sementara RW ditangkap di NTT saat diduga hendak melarikan diri.

Warga Johar Baru Ungkap Aktivitas Pelaku

Ketua RT 05/RW 09 Johar Baru, Sella (43), mengatakan bahwa keempat pelaku sehari-hari bekerja sebagai debt collector. “Iya, katanya debt collector,” ujarnya, Sabtu (23/8/2025). Sella mengenal salah satu pelaku sebagai pribadi ramah. “Ramah kalau ketemu, suka menyapa. Makanya saya kaget waktu ada penangkapan,” kenangnya.

Baca Juga :  Batasi Sanksi Wartawan, MK Tegaskan Hak Perlindungan dalam UU Pers

Rumah Sengketa Jadi Tempat Tinggal Pelaku

Ketua RW 09 Johar Baru, Rizal (54), menjelaskan rumah yang ditempati para pelaku merupakan rumah sengketa. “Dua bulan. Jadi statusnya bukan mengontrak. Ini rumah sengketa. Tapi saya enggak tahu sengketa sama siapa. Selama dua bulan itu enggak ada yang klaim,” jelasnya. Rizal menegaskan, selama menempati rumah tersebut, pelaku tidak menunjukkan aktivitas mencurigakan. “Enggak pernah ada keributan. Saling tegur sapa juga,” tambahnya.

Baca Juga :  Istana Gelar Bukber dengan Ulama Hari Ini, Isu Timur Tengah dan BoP Jadi Sorotan

Sella menambahkan bahwa rumah itu sebelumnya kosong hampir setahun dan sempat dipasang spanduk sengketa. “Dulunya warga saya tinggal di situ, asli Jakarta. Tiba-tiba pamit pindah. Pas spanduknya dicabut, pelaku masuk ke situ,” jelasnya. Ia juga menyebut keempat pelaku menempati rumah atas perintah bos mereka di Surabaya. “Tanggal 20 Juni 2025 itu lapor ke rumah saya. Katanya disuruh bos yang di Surabaya. Bosnya rumahnya banyak. Jadi dia yang menempati,” pungkas Sella.

Polisi menegaskan kasus ini masih dalam penyelidikan untuk memastikan peran masing-masing pelaku dan motif di balik pembunuhan Kepala KCP BRI. Aparat kepolisian menekankan mereka tidak akan berhenti hingga seluruh fakta terungkap dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan
Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran
Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara
Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi
Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz
Korea Utara Tuduh Tokyo Persiapkan Invasi Ulang
Diplomasi di Tengah Krisis: Misi Sulit Sanae Takaichi Menemui Donald Trump
Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 4,3 Kg Ganja di Depok, Satu Pengedar Ditangkap

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:10 WIB

Hukum Internasional sebagai Panglima: Menegakkan Keadilan di Tengah Krisis Kemanusiaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:30 WIB

Debat Panas PBB: AS dan Sekutu Barat Bentrok dengan Rusia-China soal Nuklir Iran

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:08 WIB

Diplomasi Jalur Dua: Peran Aktor Non-Negara dalam Menjembatani Konflik Antarnegara

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:30 WIB

Beirut Membara: Serangan Israel Sasar Jantung Kota, 800 Ribu Warga Lebanon Mengungsi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:00 WIB

Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz

Berita Terbaru

Konfrontasi tanpa akhir. Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei menegaskan Selat Hormuz tetap tertutup, sementara Benjamin Netanyahu mengeluarkan ancaman pembunuhan secara terbuka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Bersumpah Tutup Selat Hormuz

Jumat, 13 Mar 2026 - 16:00 WIB