16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Pelecehan, BEM Minta Menteri Turun Tangan

Selasa, 14 April 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus dugaan pelecehan 16 mahasiswa FH UI memanas. BEM desak Kemendiktisaintek turun tangan, audit Satgas, dan pecat pelaku. (Posnews/Ist)

Kasus dugaan pelecehan 16 mahasiswa FH UI memanas. BEM desak Kemendiktisaintek turun tangan, audit Satgas, dan pecat pelaku. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia kembali memanas.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI mendesak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi segera turun tangan.

Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menegaskan kementerian tak boleh diam. Ia menilai kasus ini berpotensi dipetieskan jika hanya ditangani internal kampus.

“Sebagai otoritas tertinggi pendidikan, menteri harus turun tangan. Jangan sampai kasus ini hilang di birokrasi,” tegasnya, Selasa (14/4/2026).

Selanjutnya, BEM meminta kementerian membentuk tim khusus. Tujuannya, mengaudit kinerja Satgas PPKS UI yang dinilai belum maksimal.

“Periksa kenapa kasus 16 mahasiswa ini bisa terjadi. Banyak kasus lama juga mandek tanpa kejelasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri

Tak hanya itu, BEM menuntut proses hukum berjalan bersih. Mereka menolak segala bentuk intervensi, termasuk dugaan “backing” yang dibanggakan pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, BEM mendesak Dewan Guru Besar UI segera menggelar sidang etik terbuka. Mereka juga meminta Rektor UI mengeluarkan sanksi tegas.

“Kami minta 16 pelaku dipecat tetap sesuai Peraturan Rektor Nomor 5 Tahun 2024,” kata Dimas.

“Kami juga mendorong pembekuan permanen mereka dari seluruh aktivitas kemahasiswaan,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, angkat bicara. Ia menegaskan kekerasan seksual adalah pelanggaran serius.

Baca Juga :  Pria Depok Dibunuh Saat Tertidur, Pelaku Misterius Kabur Usai Menusuk

“Setiap tindakan yang merendahkan martabat manusia harus ditangani serius, adil, dan berpihak pada korban,” tegas Brian.

Lebih lanjut, kementerian mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak rektorat UI. Proses penanganan diminta berjalan cepat dan objektif.

“Kami akan terus memantau. Pastikan korban mendapat perlindungan dan pendampingan,” ujarnya.

Brian juga mengingatkan seluruh kampus di Indonesia. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Dengan tekanan publik yang terus meningkat, kasus ini kini menjadi ujian serius bagi komitmen kampus dalam menciptakan ruang aman bagi mahasiswa. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai
Begal Anggota Damkar di Gambir Dibekuk, Ditangkap di Hotel Pluit
Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol
Sabu Hampir 5 Kg dari Iran Digagalkan di Tangsel, Polisi Tangkap 2 Kurir
Polisi Senior Aniaya Junior hingga Tewas di Batam, Propam Tetapkan Bripda AS Tersangka
Bareskrim Gerebek Gudang Selundupan di Penjaringan, Ribuan HP Ilegal Disita
Tawuran Picu Kericuhan, Mobil Polisi Jadi Sasaran Lemparan Warga
Polisi Gerebek Pabrik Zenith di Semarang, Oknum Anggota Diduga Terlibat

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:11 WIB

KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Selasa, 14 April 2026 - 20:57 WIB

16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Pelecehan, BEM Minta Menteri Turun Tangan

Selasa, 14 April 2026 - 20:33 WIB

Begal Anggota Damkar di Gambir Dibekuk, Ditangkap di Hotel Pluit

Selasa, 14 April 2026 - 20:12 WIB

Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol

Selasa, 14 April 2026 - 20:01 WIB

Sabu Hampir 5 Kg dari Iran Digagalkan di Tangsel, Polisi Tangkap 2 Kurir

Berita Terbaru