KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Selasa, 14 April 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai makin memanas. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menyita sejumlah barang milik Faisal Assegaf.

Penyidik KPK menyita barang tersebut saat memeriksa Faisal sebagai saksi. Langkah ini sekaligus menguatkan dugaan bahwa ia menerima barang atau fasilitas dari tersangka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan Faisal telah mengakui penerimaan tersebut di hadapan penyidik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terkait penerimaan barang atau fasilitas, itu sudah diakui. Penyidik juga sudah menyita barangnya. Artinya, ini sudah firm,” tegasnya, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  Hujan Dominasi Jakarta Hari Ini, Cek Prakiraan Cuaca Lengkap dari BMKG

Selanjutnya, KPK mengungkap barang bukti yang disita berupa perangkat elektronik. Meski begitu, penyidik masih menahan rincian lengkapnya.

“Detailnya besok. Ada beberapa alat elektronik, sekitar enam item,” ujarnya.

Kasus ini berhubungan langsung dengan dugaan suap impor barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan Rizal sebagai tersangka. Ia diduga memberikan barang atau fasilitas kepada Faisal.

Tak berhenti di situ, penyidik terus mengembangkan perkara. KPK kini membongkar motif di balik pemberian tersebut, termasuk tujuan dan hubungan antara pemberi dan penerima.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Tekankan Sikap Humanis saat Amankan Demo Buruh

“Tentu kami dalami latar belakang pemberian barang itu,” kata Budi.

Dengan pengakuan saksi dan penyitaan barang bukti, KPK kini mendorong kasus ini ke tahap yang lebih krusial. Bahkan, penyidik membuka peluang menetapkan tersangka baru.

Di sisi lain, publik terus menuntut transparansi penuh dari KPK untuk membongkar praktik suap di sektor impor yang selama ini rawan permainan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 09:21 WIB

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Selasa, 15 September 2026 - 05:40 WIB

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Berita Terbaru

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB