KPK Bongkar Masalah MBG, Tata Kelola Lemah hingga Potensi Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 06:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung bergerak mengkaji program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hasilnya, lembaga antirasuah itu menemukan sejumlah celah serius yang berpotensi memicu masalah besar, mulai dari lemahnya tata kelola hingga risiko tindak pidana korupsi.

KPK menilai, besarnya skala program dan anggaran MBG belum diimbangi dengan regulasi yang kuat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, mekanisme pengawasan dan tata kelola yang ada saat ini juga dianggap belum memadai.

Akibatnya, pelaksanaan program berisiko menimbulkan persoalan akuntabilitas, konflik kepentingan, hingga inefisiensi anggaran.

Bahkan, potensi praktik korupsi disebut terbuka lebar jika tidak segera dibenahi.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa temuan ini menjadi dasar penting untuk perbaikan ke depan.

“Dengan mengetahui permasalahan tata kelola MBG, kami bisa memberikan rekomendasi konkret. Harapannya, para pemangku kepentingan segera melakukan pembenahan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, KPK akan terus mengawal program prioritas nasional seperti MBG, baik dari sisi pencegahan maupun penindakan.

8 Temuan KPK yang Jadi Alarm Keras

KPK mengungkap delapan persoalan utama dalam pelaksanaan program MBG. Pertama, regulasi dinilai belum kuat dan belum mampu mengatur alur program dari hulu ke hilir secara menyeluruh.

Baca Juga :  Polda Sumut Gerebek Tempat Hiburan Malam di Sei Bingai, Amankan Waiter Diduga Pengedar Narkoba

Kedua, penggunaan mekanisme Bantuan Pemerintah (Banper) justru memperpanjang rantai birokrasi. Kondisi ini membuka peluang rente dan menggerus anggaran untuk bahan pangan.

Selanjutnya, pendekatan yang terlalu sentralistik dinilai bermasalah. Peran pemerintah daerah menjadi terpinggirkan, sehingga fungsi pengawasan dan keseimbangan melemah.

Tak berhenti di situ, KPK juga menemukan potensi konflik kepentingan dalam penentuan mitra dapur. Hal ini dipicu oleh kewenangan yang terpusat serta standar operasional yang belum jelas.

Masalah lain muncul pada aspek transparansi. Proses verifikasi yayasan mitra hingga pelaporan keuangan dinilai masih lemah dan rawan disalahgunakan.

Di lapangan, kondisi dapur juga jadi sorotan. Banyak fasilitas tidak memenuhi standar teknis, bahkan berujung pada kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.

Selain itu, pengawasan keamanan pangan belum berjalan optimal. Peran dinas kesehatan dan otoritas terkait dinilai masih minim.

Terakhir, KPK menyoroti belum adanya indikator keberhasilan program. Hingga kini, baseline status gizi dan capaian penerima manfaat belum diukur secara jelas.

Rekomendasi KPK: Dari Regulasi hingga Pengawasan Ketat

Melihat berbagai temuan tersebut, KPK langsung mengeluarkan sejumlah rekomendasi tegas. Pertama, pemerintah diminta segera menyusun regulasi komprehensif, minimal setingkat Peraturan Presiden.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 26–27 Februari 2026, Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

Kemudian, mekanisme Bantuan Pemerintah perlu ditinjau ulang. Tujuannya agar tidak memicu rente dan tetap menjaga kualitas layanan gizi.

KPK juga mendorong pendekatan yang lebih kolaboratif. Pemerintah daerah harus dilibatkan aktif dalam menentukan penerima manfaat, lokasi dapur, hingga pengawasan.

Selain itu, standar operasional penetapan mitra harus diperjelas. Proses seleksi dan verifikasi wajib transparan agar tidak menimbulkan konflik kepentingan.

Dalam hal keamanan pangan, pengawasan harus diperketat. Keterlibatan dinas kesehatan dan lembaga pengawas pangan perlu dimaksimalkan.

Tak kalah penting, sistem pelaporan keuangan harus diperbaiki. Langkah ini krusial untuk mencegah laporan fiktif, mark-up, hingga penyimpangan anggaran.

Terakhir, KPK meminta pemerintah menetapkan indikator keberhasilan yang terukur. Evaluasi program harus berbasis data, termasuk kondisi gizi dan capaian penerima manfaat.

KPK Tegaskan Pengawalan Berlanjut

KPK memastikan tidak akan tinggal diam. Lembaga ini akan terus mengawal program MBG agar berjalan sesuai tujuan tanpa celah korupsi.

Dengan berbagai catatan keras ini, pemerintah kini dituntut bergerak cepat. Jika tidak, program yang seharusnya menyehatkan masyarakat justru berpotensi menjadi ladang masalah baru. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan
Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas
Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:00 WIB

Jaksa Agung Mutasi 90 Kajari, Jakarta Barat hingga Bekasi Berganti Pimpinan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:38 WIB

Putusan MK Soal MBG: Anggaran Pendidikan Tidak Boleh Dikurangi Meski APBN Terbatas

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Berita Terbaru

Solusi gaming 1080p hemat energi. AMD merilis GPU Radeon RX 9050 berarsitektur RDNA yang hanya mengonsumsi daya 92 Watt. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

AMD Resmi Meluncurkan Kartu Grafis Radeon RX 9050

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:00 WIB

Bencana dahsyat di barat daya Jepang. Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, merenggut 14 nyawa warga dan memicu ledakan di pusat perbelanjaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:30 WIB

Bocoran unik gawai Microsoft. Seorang pengguna internet mengaku menemukan dan menguji prototipe Surface Laptop Ultra bertenaga APU NVIDIA RTX Spark N1X. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Netizen Temukan Prototipe Surface Laptop Ultra di Pinggir Jalan

Jumat, 31 Jul 2026 - 09:16 WIB