Bareskrim Bongkar Sindikat Dolar Palsu di Banten, 5 Pelaku Diciduk dan Jaringan Diburu

Minggu, 19 April 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Ungkap Jaringan Uang Palsu USD, Lima Orang Diciduk. (Posnews/Ist)

Bareskrim Ungkap Jaringan Uang Palsu USD, Lima Orang Diciduk. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satuan Reserse Mobil (Satresmob) Bareskrim Polri sukses mengungkap jaringan peredaran uang palsu dolar Amerika Serikat (USD) yang beroperasi di wilayah Banten.

Dalam operasi ini, polisi langsung meringkus lima tersangka yang memiliki peran berbeda, mulai dari broker hingga penyedia utama.

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Arsya Khadafi, menegaskan pengungkapan kasus ini berawal dari operasi terukur pada Jumat, 1 April 2026, sekitar pukul 13.45 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim bergerak cepat menuju kawasan Saung Sunda, Telaga Lestari, Cikupa, Kabupaten Tangerang, setelah mengantongi informasi transaksi mencurigakan.

Saat operasi berlangsung, petugas langsung menyergap tiga pria berinisial AS, F, dan AA yang diduga sebagai perantara.

Ketiganya ditangkap saat hendak melakukan transaksi dolar palsu.

“Tim berhasil mengamankan tiga orang saat akan bertransaksi uang palsu,” ujar Arsya, Minggu (19/4/2026).

Baca Juga :  Aksi Nekat Pencuri Motor di Hari Raya Berujung Amuk Warga di Mundu Cirebon

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti signifikan berupa 874 lembar uang palsu pecahan 100 USD atau setara puluhan ribu dolar.

Selain itu, petugas turut mengamankan tiga unit telepon genggam dan tiga dompet yang diduga menjadi alat pendukung transaksi ilegal.

Tak berhenti di situ, polisi langsung mengembangkan kasus. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap tersangka AS, tim bergerak ke Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Hasilnya, petugas berhasil menciduk AP yang diduga berperan sebagai pemasok uang palsu ke para broker.

Selanjutnya, pengembangan kembali mengarah ke wilayah Balaraja, Kabupaten Tangerang.

AHS Diduga Otak Utama, Diciduk di Warung Makan Balaraja

Di sebuah warung makan, polisi akhirnya menangkap AHS yang disebut sebagai aktor utama sekaligus penyedia terbesar uang palsu dalam jaringan tersebut.

“Dari tersangka AHS, kami kembali mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone dan satu dompet,” jelas Arsya.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular

Kini, seluruh tersangka telah diamankan di Mako Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, penyidik terus menelusuri alur distribusi uang palsu tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan lintas daerah hingga internasional.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 374 KUHP dan/atau Pasal 375 KUHP terkait tindak pidana peredaran uang palsu.

Untuk pendalaman lebih lanjut, kasus ini telah dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri.

“Kami masih mendalami jaringan ini dan tidak menutup kemungkinan ada pelaku lain yang terlibat,” tegas Arsya.

Dengan pengungkapan ini, polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran uang asing, khususnya dolar AS, serta segera melapor jika menemukan transaksi mencurigakan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh
Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing
Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya
14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Baru Hari Pertama, E-TLE Rekam 103.779 Pelanggaran di Operasi Patuh Jaya 2026

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Sopir Maxim Dibacok Penumpang hingga 22 Jahitan, Begini Kronologinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:35 WIB

14.324 Personel Siaga Amankan Demo 28 Oktober, Mahasiswa Bawa 5 Tuntutan

Berita Terbaru