Pria Diduga Curi Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku di Tabanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

TABANAN, POSNEWS.CO.ID – Dugaan pencurian ayam berubah menjadi tragedi berdarah di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Seorang pria berinisial IKD alias S tewas setelah diduga menjadi korban pengeroyokan warga. Sebelumnya, korban disebut dipergoki saat diduga mencuri seekor ayam.

Kini, polisi memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi main hakim sendiri tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy memastikan penyidik masih mengusut kasus tersebut. Hingga Minggu (26/7/2026), polisi belum menetapkan tersangka.

“Masih lidik,” kata Ariasandy saat dikonfirmasi.

Polisi Bongkar Misteri Kematian IKD

Polres Tabanan langsung bergerak setelah menerima informasi mengenai kematian IKD.

Penyidik mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, dan memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga :  MUI Desak Indonesia Keluar dari Board of Peace Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Polisi juga menemukan rekaman CCTV yang menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan.

Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah orang dengan ciri-ciri yang diduga sesuai dengan pihak yang terlibat dalam penganiayaan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, penyidik memperoleh rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya beberapa orang dengan ciri-ciri yang diduga sesuai dengan pelaku penganiayaan,” ujar Ariasandy.

Kini, polisi menganalisis rekaman CCTV tersebut. Penyidik berupaya mengungkap identitas serta peran setiap orang yang diduga terlibat.

Dipergoki Diduga Curi Ayam, Berujung Nyawa Melayang

Kasus ini bermula ketika IKD diduga dipergoki warga saat mencuri seekor ayam.

Namun, situasi kemudian berubah menjadi kekerasan. Korban diduga dikeroyok hingga akhirnya meninggal dunia.

Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian. Penyidik juga mencari tahu siapa saja yang berada di lokasi dan siapa yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Sampai saat ini, polisi belum menetapkan tersangka karena masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi.

Baca Juga :  Sidang Isbat Idul Adha 2026 Digelar 17 Mei, Kemenag Tunggu Hasil Rukyat Hilal

Polisi Tegas: Jangan Main Hakim Sendiri

Polda Bali mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap orang yang diduga melakukan kejahatan.

Polisi meminta warga menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum.

“Polres Tabanan mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri karena setiap dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui mekanisme hukum,” kata Ariasandy.

Pesan tersebut disampaikan setelah dugaan pencurian ayam berakhir tragis.

Seseorang yang diduga melakukan tindak pidana tetap harus menjalani proses hukum. Warga tidak boleh menghukum seseorang secara sepihak hingga menghilangkan nyawa.

Polisi masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan IKD alias S.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa amarah massa dapat berubah menjadi tragedi dalam waktu singkat.

Dugaan pencurian ayam berakhir dengan satu nyawa melayang dan polisi kini memburu pelaku pengeroyokan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB