Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk

Rabu, 22 April 2026 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi begal mengganas di Jalan Ring Road, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu pagi (22/4/2026).

Dua pelaku beraksi sadis dengan senjata tajam, menyasar sopir mobil boks yang tengah mengalami ban kempes. Satu pelaku berhasil diringkus, sementara rekannya kabur dan kini diburu polisi.

Insiden mencekam itu bermula saat dua korban, RS (28) dan A (31), melintas membawa mobil boks berisi air minum.

Tiba-tiba ban kendaraan mereka kempes. Di saat itulah, dua pria berboncengan motor mendekat dengan modus menanyakan alamat.

Modus Tanya Alamat Berujung Celurit

Alih-alih membantu, salah satu pelaku langsung mencabut celurit dan menyerang korban. Senjata tajam itu mengarah brutal hingga melukai paha korban.

Baca Juga :  Vila Megah Eks Dirut Sritex Disita Kejagung, Nilainya Fantastis Rp20 Miliar

Situasi langsung kacau. Pelaku berusaha merampas ponsel korban, memicu aksi kejar-kejaran dan tarik-menarik di tengah jalan.

Keributan memancing perhatian warga sekitar. Massa yang emosi nyaris menghakimi salah satu pelaku yang berhasil ditahan di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beruntung, petugas Unit Lantas Cengkareng bergerak cepat ke lokasi dan langsung mengamankan pelaku dari amukan warga.

“Anggota kami langsung mengamankan pelaku, menolong korban, dan memastikan situasi tetap terkendali,” tegas Kanit Lantas Cengkareng AKP Yeni.

Satu Pelaku Ditangkap, Satu Lagi Diburu

Polisi berhasil menangkap pelaku berinisial MI (22) beserta barang bukti satu bilah celurit.

Baca Juga :  Truk Sumbu 3 Disekat di Sejumlah Tol, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas Selama Nataru

Sementara itu, pelaku lainnya berinisial A melarikan diri dan kini dalam pengejaran intensif.

Petugas kemudian membawa pelaku, korban, dan barang bukti ke Polsek Cengkareng untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi menegaskan akan memburu pelaku yang kabur hingga tertangkap. Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap modus kejahatan jalanan yang kian nekat.

“Kami minta warga segera melapor jika melihat aksi mencurigakan di jalan,” ujar AKP Yeni.

Aksi begal ini jadi alarm keras: kejahatan jalanan masih mengintai, bahkan di siang hari. Waspada, jangan lengah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik
9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu
Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar
Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar
Tekanan Tiongkok Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Afrika
Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 21:59 WIB

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik

Rabu, 22 April 2026 - 19:53 WIB

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 April 2026 - 19:45 WIB

Modus Tanya Alamat Berujung Pembacokan, Pelaku Begal Dibekuk

Rabu, 22 April 2026 - 19:28 WIB

Polisi Ringkus 2 Pelaku Penjual Phishing Tools, Kerugian Tembus Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 19:10 WIB

Buronan Narkoba 2 Wanita Diburu, Polisi Ungkap Peran Licin di Balik Layar

Berita Terbaru

Melampaui bayang-bayang Steve Jobs. Tim Cook mentransformasi Apple dari raksasa perangkat keras menjadi kekuatan layanan digital bernilai $4 triliun, sembari menavigasi sengketa dagang global dan transisi teknologi AI di tahun 2026. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tim Cook di Antara Retorika dan Realitas Geopolitik

Rabu, 22 Apr 2026 - 21:59 WIB

Ilustrasi, Demokrasi di bawah ancaman. Revisi daftar pemilih yang kontroversial di Benggala Barat mengakibatkan penghapusan masif hak pilih minoritas, memicu tuduhan manipulasi sistemik dan kegagalan algoritma AI dalam mengenali identitas warga tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

9,1 Juta Warga Benggala Barat Kehilangan Hak Pilih Jelang Pemilu

Rabu, 22 Apr 2026 - 19:53 WIB