Peltu TNI Dikeroyok di Depok Usai Tegur Ibu Kasar ke Anak – 2 Pelaku Ditangkap

Minggu, 26 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Seorang prajurit TNI AD berpangkat Peltu jadi korban pengeroyokan brutal di Stasiun Depok Baru.

Ironisnya, aksi beringas itu dipicu hal sepele: korban menegur seorang ibu yang diduga kasar terhadap anaknya.

Bukannya sadar, teguran itu justru bikin emosi meledak. Suami si ibu langsung naik pitam. Tanpa pikir panjang, ia memanggil teman-temannya lalu menghajar korban secara membabi buta di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengungkapkan, dari hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, ada tiga pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Baca Juga :  Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG

โ€œDua pelaku sudah kami tangkap. Satu lagi masih dalam pengejaran,โ€ tegasnya, Minggu (26/4/2026).

Suami Jadi Aktor Utama

Polisi memastikan, suami dari ibu yang ditegur korban menjadi pelaku paling agresif. Ia diduga memulai serangan hingga korban tak berdaya.

โ€œYang paling aktif memukul adalah suaminya,โ€ ujar Made.

Peristiwa ini terjadi Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, korban melihat seorang ibu bersikap kasar pada anaknya di area stasiun. Korban langsung menegur.

Namun, situasi langsung panas. Suami ibu itu tersulut emosi, lalu mengajak rekannya melakukan pengeroyokan.

Baca Juga :  Mantan Pemain PSM Makassar U-21 Dibekuk Polisi, Jual Motor Rental untuk Bayar Utang

Akibatnya, korban mengalami luka memar di tubuh. Meski tidak kritis, aksi ini bikin geger pengunjung stasiun.

Polisi Buru Pelaku, Ancaman Pidana Menanti

Kini, polisi masih memburu satu pelaku lain yang kabur. Kasus ini terus dikembangkan, termasuk mendalami peran masing-masing pelaku.

Para pelaku terancam jerat pidana pengeroyokan dengan hukuman penjara.

Kasus ini jadi tamparan keras: niat baik menegur justru berujung kekerasan brutal. Polisi pun mengingatkan masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menahan emosi di ruang publik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor dan Jaksel Berpotensi Hujan Ringan
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB