ChatGPT Cetak Rekor: Lampaui Skor Tertinggi Manusia dalam Ujian

Selasa, 28 April 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

OpenAI merilis ChatGPT for Teens untuk pengguna usia 13–17 tahun yang dilengkapi sistem perlindungan konten ketat, pembatasan emosional AI, dan dukungan belajar interaktif. Dok: Istimewa.

OpenAI merilis ChatGPT for Teens untuk pengguna usia 13–17 tahun yang dilengkapi sistem perlindungan konten ketat, pembatasan emosional AI, dan dukungan belajar interaktif. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Era persaingan antara manusia dan kecerdasan buatan (AI) dalam bidang akademik memasuki babak baru. Chatbot generatif ChatGPT berhasil melampaui skor tertinggi pelamar manusia dalam ujian masuk Universitas Tokyo dan Universitas Kyoto. Kedua institusi ini merupakan perguruan tinggi paling prestisius di Jepang.

LifePrompt Inc melaporkan pencapaian besar ini pada Senin (27/4/2026). ChatGPT versi 5.2 Thinking model mampu menyelesaikan soal ujian berbentuk data gambar dengan akurasi tinggi. Hasilnya melampaui pemegang skor tertinggi manusia pada tahun ini.

Dominasi Mutlak di Bidang Sains dan Matematika

Pencapaian paling mencolok terjadi pada ujian jalur medis Universitas Tokyo. ChatGPT meraih skor 503 poin dari total 550 poin. Angka ini jauh lebih tinggi daripada skor puncak pelamar manusia sebesar 453 poin.

AI juga mencatat nilai sempurna pada mata pelajaran matematika. Pencapaian ini menjadi lompatan besar karena model sebelumnya gagal lulus pada tahun 2024. Pengajar dari bimbingan belajar Kawai Juku menilai jawaban esai untuk menjamin objektivitas skor tersebut.

Performa Kontras: Sains vs Humaniora

ChatGPT menunjukkan performa berbeda pada kategori Humaniora dan Ilmu Sosial. AI mencetak 452 poin dari total 550. Hasil tersebut tetap mengungguli skor tertinggi pelamar manusia sebesar 434 poin.

Namun, pengujian mendalam menunjukkan keterbatasan pada aspek tertentu. AI meraih skor 90 persen pada ujian bahasa Inggris, tetapi hanya menjawab 25 persen pertanyaan esai Sejarah Dunia dengan benar. Data ini membuktikan AI masih kesulitan menyusun narasi sejarah yang kompleks.

Urgensi Reformasi Sistem Evaluasi Pendidikan

Pencapaian AI ini mengundang reaksi beragam dari kalangan akademisi. Profesor Satoshi Kurihara berpendapat bahwa manusia dan AI tidak seharusnya bertanding di bidang yang sama. Ia menekankan bahwa AI sangat unggul dalam menyerap data besar dan melakukan kalkulasi cepat.

Baca Juga :  Harga Kaki Lima, Rasa Bintang Lima

Kurihara menegaskan bahwa manusia tetap unggul dalam menciptakan nilai-nilai baru. Oleh karena itu, ia mendesak otoritas untuk mengubah sistem ujian masuk. Menurutnya, ujian saat ini terlalu fokus pada retensi pengetahuan dan kecepatan berhitung.

Menatap Masa Depan Operasi Bisnis

Kepala LifePrompt, Satoshi Endo, menyebut pencapaian ini membuktikan pesatnya evolusi teknologi. Ia menyarankan perusahaan untuk segera mengadopsi AI dengan visi jangka panjang. Hal ini penting untuk mempersiapkan operasional bisnis di masa depan.

Keberhasilan ChatGPT menembus ambang batas universitas top menjadi sinyal kuat bagi dunia pendidikan. Sistem pendidikan harus mampu membedakan kecerdasan unik manusia dari kemampuan mesin dalam memproses data. Tantangan ke depan adalah bagaimana mengintegrasikan kedua potensi tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT
Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan
Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked
Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar
Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA
Steam Big Picture Mode Dapatkan Pembaruan Tampilan Big Art
Penjualan GPU Gaming PC Naik 10,4 Persen pada Q2 2026
GTA 5 Versi PS5 Berhasil Dijalankan di PC Lewat Emulator

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:43 WIB

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 September 2026 - 14:30 WIB

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 September 2026 - 12:36 WIB

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 September 2026 - 11:31 WIB

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 September 2026 - 10:36 WIB

Philips Luncurkan Monitor Gaming Ultrawide Evnia 34M2C5601QA

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB