TNI Kirim 744 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Lanjutkan Misi PBB

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI melepas 744 prajurit Satgas Konga UNIFIL yang diberangkatkan ke Lebanon untuk menjalankan misi perdamaian PBB. (Posnews/Ist)

Panglima TNI melepas 744 prajurit Satgas Konga UNIFIL yang diberangkatkan ke Lebanon untuk menjalankan misi perdamaian PBB. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mabes TNI kembali memberangkatkan 744 prajurit Satgas Kontingen Garuda (Konga) untuk menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Mabes TNI mengirim pasukan tersebut di tengah memanasnya konflik antara militer Israel dan Hizbullah di Lebanon Selatan.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menegaskan tugas pasukan perdamaian PBB menjadi kehormatan besar bagi Indonesia.

Agus meminta seluruh prajurit menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas selama bertugas di wilayah misi.

“Prajurit harus mematuhi SOP serta menjaga nama baik bangsa di forum internasional,” kata Agus Subiyanto, Sabtu (23/5/2026).

Selain menjaga keamanan wilayah operasi, personel Satgas Konga juga aktif membangun komunikasi dengan warga Lebanon dan pasukan dari negara lain.

Baca Juga :  Program Cek Kesehatan Gratis 43 Juta Peserta, Prabowo Sebut Banyak Masalah Gigi

Panglima TNI juga mendorong prajurit terlibat dalam kegiatan sosial, seperti pelayanan kesehatan dan bantuan pendidikan bagi warga terdampak konflik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Konga Jalankan Mandat PBB

Satgas TNI Konga UNIFIL menjalankan mandat Dewan Keamanan PBB untuk menjaga stabilitas keamanan di Lebanon Selatan.

Pasukan TNI melakukan patroli wilayah perbatasan, memantau penghentian konflik, serta membantu menciptakan situasi kondusif di daerah operasi.

Indonesia kini menjadi salah satu negara penyumbang pasukan perdamaian terbesar di dunia. TNI pun telah mengirim ribuan prajurit ke berbagai wilayah konflik internasional melalui misi PBB.

Empat Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Dalam misi tersebut, empat prajurit TNI gugur akibat serangan di wilayah operasi UNIFIL Lebanon Selatan.

Baca Juga :  BI Prediksi Ekonomi DKI Jakarta Triwulan III 2025 Tetap Tumbuh Kuat Didukung Konsumsi dan Investasi

Praka (Anumerta) Farizal Rhomadhon gugur setelah proyektil tank menghantam pangkalan UNIFIL Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026.

Kopral (Anumerta) Rico Pramudia mengalami luka kritis dalam serangan itu. Tim medis sempat merawatnya di Rumah Sakit St. George Beirut sebelum akhirnya gugur pada 24 April 2026.

Sementara itu, ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan pada 30 Maret 2026 menewaskan Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan.

Pengorbanan para prajurit itu membuktikan besarnya risiko yang dihadapi TNI saat menjalankan misi perdamaian di wilayah konflik internasional. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tulsi Gabbard Mundur dari Jabatan Direktur Intelijen Nasional
AS dan Iran Masih Berselisih Soal Nuklir dan Selat Hormuz
VinFast Jual Pabrik di Vietnam dan Lepas Beban Utang
Bareskrim Polri Limpahkan Dua Kasus Narkoba dan Vape Etomidate ke Kejaksaan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jakarta Hujan Ringan – Bogor Berpotensi Diguyur Petir
Tanker Minyak Jepang Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz
Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:03 WIB

Tulsi Gabbard Mundur dari Jabatan Direktur Intelijen Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:52 WIB

AS dan Iran Masih Berselisih Soal Nuklir dan Selat Hormuz

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:53 WIB

TNI Kirim 744 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Lanjutkan Misi PBB

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:49 WIB

VinFast Jual Pabrik di Vietnam dan Lepas Beban Utang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:22 WIB

Bareskrim Polri Limpahkan Dua Kasus Narkoba dan Vape Etomidate ke Kejaksaan

Berita Terbaru

Reshuffle kabinet berlanjut. Tulsi Gabbard resmi mundur dari jabatannya sebagai Direktur Intelijen Nasional (DNI) di tengah spekulasi tekanan Gedung Putih dan isu kesehatan keluarga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tulsi Gabbard Mundur dari Jabatan Direktur Intelijen Nasional

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:03 WIB

Amerika Serikat dan Iran tetap mempertahankan posisi berseberangan terkait isu nuklir dan akses Selat Hormuz. Sementara itu, diplomasi internasional melalui Pakistan dan Qatar terus berupaya mencari jalan keluar dari krisis energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS dan Iran Masih Berselisih Soal Nuklir dan Selat Hormuz

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:52 WIB

Langkah berani dari Hanoi. VinFast menjual pabrik utama mereka di Vietnam guna beralih ke model bisnis yang lebih ramping, namun langkah ini memicu kekhawatiran investor terkait tata kelola dan konflik kepentingan di grup Vingroup. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

VinFast Jual Pabrik di Vietnam dan Lepas Beban Utang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:49 WIB