Gara-Gara Cewek, Duel Celurit di Jakarta Utara Tewaskan Remaja 16 Tahun

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas kepolisian melakukan olah TKP duel bersenjata tajam di Cilincing, Jakarta Utara, yang menewaskan seorang remaja berusia 16 tahun.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas kepolisian melakukan olah TKP duel bersenjata tajam di Cilincing, Jakarta Utara, yang menewaskan seorang remaja berusia 16 tahun. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mengenaskan. Duel maut antar remaja kembali terjadi di Jakarta Utara.

Seorang remaja berinisial WS (16) tewas setelah bertarung menggunakan senjata tajam dengan remaja lain berinisial IPS (15) di kawasan Cilincing, Jumat (19/6/2026) dini hari.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap IPS tak lama setelah peristiwa berdarah tersebut terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan duel satu lawan satu itu berlangsung di Jalan Kalibaru Timur, Kelurahan Kalibaru, sekitar pukul 00.15 WIB.

Penyelidikan sementara menunjukkan duel maut itu bermula dari saling ejek di media sosial yang berlangsung beberapa hari sebelum kejadian.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, duel tersebut berawal dari saling ejek antara korban dan pelaku melalui media sosial beberapa hari sebelum kejadian,” kata Bobi, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga :  Arus Keluar Jakarta Melonjak di Hari Pertama Operasi Lilin 2025, Naik 9,20 Persen

Saling Tantang Lewat Medsos

Setelah terlibat perang kata di media sosial, kedua remaja itu sepakat bertemu untuk menyelesaikan perselisihan secara langsung.

Namun, pertemuan tersebut berubah menjadi duel bersenjata tajam yang berakhir tragis.

Dalam pertarungan itu, IPS membacok WS hingga mengalami luka serius di bagian pangkal paha kiri.

“Korban mengalami luka bacok pada bagian pangkal paha kiri,” ujar Bobi.

Teman-teman korban sempat melarikan WS ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

Dokter menyatakan korban meninggal dunia saat tiba di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Polisi Tangkap Pelaku dan Sita Celurit

Usai menerima laporan, jajaran Polsek Cilincing langsung melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap IPS di kawasan Kalibaru, Cilincing.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa celurit beserta sarungnya, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta rekaman video yang memperlihatkan aksi pembacokan tersebut.

Baca Juga :  Pria Diduga Curi Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku di Tabanan

“Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan. Pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” tegas Bobi.

Saat ini, IPS menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cilincing. Penyidik juga terus mendalami motif dan kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Dipicu Masalah Perempuan

Polisi mengungkap fakta baru di balik duel maut tersebut. Perselisihan yang berujung kematian ternyata dipicu persoalan perempuan.

Ps Kasi Humas Polsek Cilincing Aiptu Coko Handoko menjelaskan kedua remaja awalnya berselisih karena urusan cewek, kemudian saling mengejek di media sosial hingga berakhir dengan tantangan duel.

“Awalnya gara-gara cewek, terus ledek-ledekan di medsos dan berujung tantangan duel,” kata Coko.

Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik hingga berujung tindak kekerasan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker
Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur
Polres Jakbar Musnahkan Narkoba Rp119 Miliar, Jaringan Internasional Digulung
Fakta Baru Mutilasi Depok, Polisi Dalami Dugaan Tersangka di Grup Komunitas Gay
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:19 WIB

Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:05 WIB

Temuan 995 Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Diminta Buka Ruangan Mirip Bunker

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Nasabah Dibacok Usai Ambil Uang di Bank, Rp30 Juta Dibawa Kabur

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB