KemenHAM Pantau Kasus Penyekapan di Jaksel, Pastikan Keadilan untuk Korban

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Mikael Azedo Harwito saat memberikan keterangan terkait pengawalan dugaan penganiayaan dan penyekapan karyawan Pedal Padel di Jakarta Selatan.
(Posnews/Ist)

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Mikael Azedo Harwito saat memberikan keterangan terkait pengawalan dugaan penganiayaan dan penyekapan karyawan Pedal Padel di Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) DKI Jakarta mengawal penanganan dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap seorang karyawan Pedal Padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Langkah ini bertujuan memastikan proses hukum berjalan adil, transparan, dan sesuai prinsip hak asasi manusia (HAM).

Kepala Kanwil KemenHAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito, mengatakan pihaknya bergerak atas arahan Menteri HAM Natalius Pigai dengan berkoordinasi bersama kepolisian dan meninjau langsung penanganan perkara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas arahan Menteri HAM Bapak Natalius Pigai, kami melakukan koordinasi dengan kepolisian serta peninjauan langsung untuk memastikan proses penanganan perkara ini berjalan sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia,” kata Azedo, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga :  DLH DKI Jakarta Angkut 79,29 Ton Sampah Pasca-HUT RI ke-80

Azedo menegaskan KemenHAM tidak mengintervensi penyidikan. Pihaknya hanya memastikan hak seluruh pihak tetap terlindungi selama proses hukum berlangsung.

“Kami menghormati kewenangan aparat penegak hukum. Tugas kami memantau agar due process of law berjalan adil, transparan, akuntabel, dan sesuai prinsip HAM,” ujarnya.

Korban Mengaku Disekap dan Dianiaya

Sebagai tindak lanjut, Tim Kanwil KemenHAM DKI Jakarta berkoordinasi dengan kuasa hukum korban dan penyidik Unit V Resmob Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026).

Berdasarkan keterangan korban dan kuasa hukumnya, dugaan penganiayaan bermula dari tuduhan pencurian dan penggelapan raket milik perusahaan.

Korban mengaku sekitar 10 orang, termasuk sejumlah pihak manajemen, diduga menyekap, mengikat dengan kabel tis, lalu memukulnya di gudang basement dan lift barang.

Korban kemudian menghubungi keluarganya menggunakan telepon milik petugas keamanan. Kuasa hukum bersama polisi selanjutnya menjemput korban dan membawanya menjalani visum di RS Pertamina.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Sebut Jakarta Selatan dan Timur Diguyur Hujan Ringan

Azedo memastikan KemenHAM akan terus mengawal perkara tersebut.

“Kami akan terus memantau dan berkoordinasi agar proses hukum berjalan transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegasnya.

Manajemen Pedal Padel Minta Maaf

Sebelumnya, manajemen Pedal Padel Indonesia meminta maaf atas insiden yang diduga melibatkan sejumlah karyawannya.

Melalui akun Instagram resminya, manajemen menegaskan menghormati proses hukum dan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.

“Pedal Padel Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang diduga melibatkan sejumlah karyawan yang kini menjalani proses hukum,” tulis manajemen.

Manajemen juga mengaku tidak mengetahui dugaan penyekapan tersebut dan menyatakan siap kooperatif selama proses penyelidikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Abdul Latif, Kasus Terpisah dari Penyekapan
Modus Lipatan Uang Terbongkar, Lapas Surabaya Gagalkan Penyelundupan 12,67 Gram Sabu
Kasus Dokter Tifa Mulai Disidangkan Hari Ini, Ini Pengamanan PN Jakarta Timur
BMKG: Cuaca Jabodetabek Kamis 2 Juli 2026 Didominasi Berawan
Menteri HAM Soroti Tewasnya Pendeta GKI di Intan Jaya, Minta TNI-Polri Kendalikan Personel
Kisah Inspiratif Guru Wakatobi, Bertahan dengan Honor Rp80 Ribu hingga Terima TPG
Kapolri: Polri Selamatkan Rp756 Miliar dari 464 Kasus Migas dan Blokir 278 Ribu Situs Judol
HUT Bhayangkara ke-80, Prabowo: Kepercayaan Rakyat Adalah Senjata Terkuat Polisi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pencurian Abdul Latif, Kasus Terpisah dari Penyekapan

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:55 WIB

Modus Lipatan Uang Terbongkar, Lapas Surabaya Gagalkan Penyelundupan 12,67 Gram Sabu

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:21 WIB

KemenHAM Pantau Kasus Penyekapan di Jaksel, Pastikan Keadilan untuk Korban

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kasus Dokter Tifa Mulai Disidangkan Hari Ini, Ini Pengamanan PN Jakarta Timur

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:17 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Kamis 2 Juli 2026 Didominasi Berawan

Berita Terbaru

Dominasi mutlak konsol biru. Analis industri mengungkap data bahwa PS5 menyumbang hingga 80% total penjualan awal game AAA lintas platform. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

PS5 Kuasai 80 Persen Pasar Game AAA Single-Player

Kamis, 2 Jul 2026 - 10:21 WIB

Mimpi lama yang terwujud. Ubisoft resmi memperkenalkan Nirmala, karakter canon asal Indonesia pertama yang membawa senjata keris dalam semesta Assassin's Creed. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ubisoft Perkenalkan Nirmala, Templar Pertama Asal Indonesia

Kamis, 2 Jul 2026 - 09:32 WIB