Jakarta Pusat Diguncang 924 Kasus DBD, Dua Warga Tewas Digigit Nyamuk Aedes

Senin, 17 November 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Nyamuk Aedes Aegypti. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Nyamuk Aedes Aegypti. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kondisi cuaca yang tidak menentu, hujan dan panas membuat nyamuk Aedes Aegypti berkembang di area menampung air. Sehingga disekelilingnya rentan terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal ini bisa dilihat dari angka kasus DBD) Jakarta Pusat. Selama Januari hingga 10 November 2025, tercatat 924 warga terjangkit DBD dan dua di antaranya meninggal dunia akibat serangan nyamuk Aedes Aegypti yang kian sulit dikendalikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Suku Dinas Kesehatan (Kasudinkes) Jakarta Pusat Rismasari mengungkapkan fakta mencolok: para pekerja dan anak sekolah menjadi korban terbanyak.

Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa angka kasus tahun ini masih lebih rendah dibanding 2024 yang mencapai 1.222 kasus dengan enam kematian.

Baca Juga :  Pramono Anung Imbau Warga Jakarta Waspada Super Flu, Vaksin Influenza Tersedia di RSUD

“Jadi, dibandingkan tahun sebelumnya, kasus DBD di Jakarta Pusat tahun ini menurun,” ujarnya, Senin (17/11).

Namun, penurunan itu tak menutup kenyataan bahwa Cempaka Putih tetap menjadi episentrum penyebaran dengan 223 kasus. Sementara itu, Kelurahan Rawasari mencatat angka tertinggi di tingkat kelurahan, yakni 93 kasus.

Untuk kategori usia, Rismasari menjelaskan bahwa usia produktif 20–44 tahun menjadi kelompok paling rentan dengan 270 kasus.

Sebaliknya, bayi di bawah satu tahun tercatat hanya lima kasus, sedangkan warga lanjut usia di atas 64 tahun tercatat enam kasus.

“Kasus DBD berdasarkan umur menunjukkan pekerja dan anak sekolah paling banyak terjangkit,” tuturnya.

Baca Juga :  Pasca Banjir Dadakan, 136 Warga Semper Timur Mengungsi di Kantor Kelurahan

Melihat situasi itu, Rismasari mengkritisi lemahnya kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sekolah dan perkantoran. Karena itu, ia meminta Sudin Pendidikan I dan II Jakarta Pusat segera menggiatkan kembali kader jumantik mandiri di sekolah-sekolah.

“Saya meminta pemberantasan sarang nyamuk di perkantoran melalui kader jumantik terus digiatkan setiap pekan,” tegasnya.

Ia menegaskan, pihaknya siap melatih kader jumantik mandiri di sekolah dan perkantoran agar pencegahan DBD lebih efektif.

“Kader jumantik mandiri akan memperkuat pertahanan melawan DBD, sehingga kader di tingkat RT dan RW akan jauh lebih terbantu,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru
Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas
TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:05 WIB

JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api

Berita Terbaru

Kesepakatan lisensi baru membuka jalan bagi remake Commodore Amiga berbasis FPGA. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kesepakatan Lisensi Baru Buka Jalan bagi Remake Commodore

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:00 WIB

Steam Frame dikabarkan bakal mengusung harga di atas USD 1.000. Kenaikan harga chip Qualcomm disebut menjadi penyebab utama lonjakan biaya ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Frame Dikabarkan Bakal Berharga di Atas USD 1.000

Minggu, 9 Agu 2026 - 11:00 WIB