TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Legenda Nintendo Shigeru Miyamoto membela strategi daur ulang game klasik perusahaan.
Solusi Cerdas Mengenalkan Karya Klasik
Miyamoto menyampaikan pandangannya lewat wawancara majalah game Famitsu.
Sebagian penggemar sempat mengkritik maraknya versi daur ulang game klasik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dua proyek besar Nintendo Switch 2 mengusung judul lama tahun ini.
Nintendo merilis proyek daur ulang Star Fox pada bulan lalu.
Pengembang juga menyiapkan seri The Legend of Zelda: Ocarina of Time.
Miyamoto menilai proyek daur ulang memberikan manfaat bagi pemain muda.
Pemain muda tidak memiliki kesempatan menikmati game sepuluh tahun lalu.
Oleh karena itu, pengembang memperbarui mekanisme permainan klasik tersebut.
Daur Ulang sebagai Pemicu Proyek Baru
Miyamoto meyakini langkah ini membuka jalan bagi proyek baru.
“Mengenalkan karya klasik memicu ide pengembangan game masa depan,” ujar Miyamoto.
Nintendo secara aktif mengejar strategi pengembangan tersebut saat ini.
Pernyataan Miyamoto membakar semangat para penggemar setia di seluruh dunia.
Kini, penggemar menantikan kehadiran seri game Star Fox terbaru.
Kemunculan karakter Fox McCloud pada film animasi memicu spekulasi publik.
Selain itu, Nintendo sedang menyiapkan sekuel lanjutan Tears of the Kingdom.
Kepastian Rilis Ocarina of Time 2026
Nintendo mengonfirmasi proyek daur ulang Ocarina of Time bulan lalu.
Pengumuman resmi berlangsung dalam acara Nintendo Direct secara global.
Pengembang menyajikan tampilan grafis tiga dimensi pada konsol Switch 2.
Gamer dapat menikmati petualangan klasik tersebut pada akhir tahun 2026.
Langkah ini menjaga antusiasme pasar sembari menunggu game baru.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













