BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan

Minggu, 6 September 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan beruntun tiga mobil dan satu motor di Jalan Kembang Kerep Kembangan Jakarta Barat menewaskan satu keluarga. (Posnews/YouTube)

Kecelakaan beruntun tiga mobil dan satu motor di Jalan Kembang Kerep Kembangan Jakarta Barat menewaskan satu keluarga. (Posnews/YouTube)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Akhir pekan di Kembangan, Jakarta Barat, berubah menjadi tragedi mengerikan.

Kecelakaan beruntun melibatkan tiga mobil dan satu sepeda motor di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Sabtu (5/9/2026) sore.

Benturan keras itu merenggut tiga nyawa sekaligus. Mereka merupakan satu keluarga yang sedang berboncengan sepeda motor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban tewas yakni Andi Prasetyo (40) selaku pengendara motor, Yeni Sumarti (39) sebagai penumpang, serta Zeline Zakeisha (7), anak perempuan yang ikut dalam perjalanan.

Polisi memastikan dua korban meninggal di lokasi, sedangkan Andi sempat mendapat perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia.

Berawal dari Tabrakan di Turunan Jembatan

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep.

Polisi menjelaskan, minibus BYD bernomor polisi B-2703-BNA yang dikemudikan Karsono (51) melaju dari arah selatan menuju utara.

Saat tiba di lokasi, BYD menabrak Kijang Innova B-1277-UIH yang berada di depannya.

Benturan itu membuat Innova terdorong ke depan. Kendaraan tersebut kemudian menghantam Toyota Fortuner L-1021-BAD. Situasi berubah semakin kacau.

Fortuner kehilangan kendali dan oleng ke kanan. Bagian samping kirinya kemudian menghantam Honda Vario B-4915-BCD yang ditumpangi satu keluarga.

Baca Juga :  Mi Goreng Bau Tak Sedap, 20 Siswa SD di Pasar Rebo Keracunan MBG

Dalam hitungan detik, empat kendaraan terlibat dalam rangkaian kecelakaan.

Ayah, Ibu, dan Anak Tewas

Dampak benturan paling fatal dialami keluarga yang berada di sepeda motor.

Andi Prasetyo mengalami luka berat pada bagian kepala. Ia sempat dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot. Namun, nyawanya tidak tertolong saat menjalani perawatan.

Sementara itu, Yeni Sumarti dan putrinya, Zeline Zakeisha, meninggal dunia di lokasi akibat luka parah.

Tragedi ini menyisakan duka mendalam. Satu perjalanan keluarga berakhir dengan tiga nyawa melayang dalam kecelakaan beruntun.

Empat Orang Masih Dirawat

Selain tiga korban meninggal, polisi mencatat empat orang mengalami luka-luka.

Mereka adalah:

  1. Karsono (51), pengemudi BYD, mengalami luka pada bagian dada kanan dan dirawat di RSUD Cengkareng.
  2. Yessy Lestiany (39), penumpang BYD, mengalami luka pada bagian leher dan dirawat di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
  3. Drg. Seruniwati Suganda (75), mengalami luka pada bagian kepala dan mendapat perawatan di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
  4. Drg. Handoko Argawa (73), mengalami luka pada bagian kepala dan dirawat di rumah sakit yang sama.

BYD Ringsek dan Tersangkut di Median

Setelah menabrak Innova, BYD juga kehilangan kendali dan menghantam lampu penerangan jalan.

Bagian depan kendaraan mengalami kerusakan berat. Mobil kemudian berhenti dan tersangkut di tengah median jalan.

Namun, polisi belum menyimpulkan bahwa pengemudi BYD melakukan pelanggaran tertentu.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Tangkap Penyebar Propaganda KKB di Mimika, Diduga Jaringan PIS

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Petugas mengamankan barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kejadian secara utuh.

Polisi Belum Ungkap Penyebab Pasti

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto mengatakan penyebab kecelakaan masih didalami.

Karena itu, dugaan soal kecepatan kendaraan maupun faktor lain belum dapat dijadikan kesimpulan sebelum penyidik menyelesaikan pemeriksaan.

Langkah tersebut penting agar penyebab kecelakaan tidak disimpulkan hanya berdasarkan rekaman atau kesaksian awal.

Pelajaran Mengerikan di Jalan Raya

Kecelakaan ini menjadi pengingat keras bagi seluruh pengguna jalan.

Satu benturan dapat memicu tabrakan berantai. Dalam hitungan detik, perjalanan biasa bisa berubah menjadi tragedi.

Pengemudi wajib menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, memperhatikan kondisi jalan, serta memastikan konsentrasi tetap penuh.

Terlebih di kawasan turunan dan persimpangan, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan.

Bagi pengguna sepeda motor, risiko benturan dengan kendaraan yang lebih besar juga jauh lebih tinggi. Karena itu, penggunaan helm berstandar dan perlengkapan keselamatan tetap menjadi hal penting.

Tragedi Kembangan bukan sekadar berita kecelakaan. Tiga orang kehilangan nyawa dan satu keluarga harus menghadapi kehilangan besar.

Kini, polisi masih bekerja mengungkap penyebab pastinya. Sementara itu, masyarakat kembali diingatkan bahwa sedetik lengah di jalan bisa membawa akibat yang tidak mungkin diputar kembali. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng
Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital
Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita
Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
Toko Berjalan di Bekasi Digerebek, 2.451 Pil Keras Disita dari Mobil
TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar
Mengerikan! Transaksi Judol Rp1,03 Triliun, Bareskrim Tangkap 5 Tersangka
Mobil Putar Balik Saat Razia, Polisi Temukan 2 Pria Bawa Obat Keras di Tamansari

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:08 WIB

BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:58 WIB

Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng

Sabtu, 5 September 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 06:46 WIB

Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita

Jumat, 4 September 2026 - 20:07 WIB

Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. (Posnews/BPBD DKI)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB