POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Microsoft resmi memperkenalkan Project Zenith, versi khusus Windows 11 yang dirancang untuk para developer. Versi ini menggabungkan pengaturan sistem, aplikasi bawaan, dan spesifikasi hardware tinggi agar perangkat siap digunakan untuk coding langsung.
Fokus pada Pengembangan AI Lokal
Project Zenith dibuat dengan fokus pada pengembangan aplikasi AI yang berjalan secara lokal di perangkat. Microsoft menggarap aplikasi ini pada perangkat yang mendukung untuk mengurangi ketergantungan terhadap layanan cloud.
Selain itu, pendekatan ini juga mempercepat proses pengembangan software secara keseluruhan. Microsoft menilai langkah ini penting seiring meningkatnya kebutuhan pengembangan AI generatif di kalangan developer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penyesuaian Tampilan untuk Programmer
Dari sisi tampilan, Windows 11 pada Project Zenith hadir dengan sejumlah penyesuaian yang Microsoft klaim lebih ramah bagi programmer. Windows Terminal dan Visual Studio Code langsung tersedia di taskbar tanpa perlu instalasi tambahan.
Sementara itu, File Explorer menampilkan ekstensi file, hidden files, path lengkap, dan panel detail secara default. Pengaturan ini menghilangkan langkah manual yang biasanya dilakukan developer di Windows versi standar.
Penghapusan Elemen Pengganggu Produktivitas
Microsoft juga menonaktifkan beberapa elemen yang dianggap mengganggu produktivitas developer. Elemen ini mencakup saran di Start Menu, notifikasi akun, dan file terbaru yang biasanya muncul otomatis.
Selain itu, Microsoft turut menghilangkan tips dari layanan sinkronisasi yang kerap tampil di Windows versi biasa. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang lebih fokus bagi para developer.
Dukungan Teknologi untuk AI Generatif
Versi ini juga Microsoft siapkan untuk mendukung pengembangan AI generatif dan software berbasis agent. Perusahaan menghadirkan dukungan teknologi seperti Execution Containers untuk proses isolasi sistem.
Teknologi ini memungkinkan pengguna menjalankan agen AI secara lebih aman tanpa mengganggu sistem utama. Fitur keamanan ini menjadi krusial mengingat kompleksitas agen AI yang terus berkembang.
Persyaratan Hardware dan Platform Pertama
Namun, Project Zenith tidak ditujukan untuk semua perangkat. Microsoft menetapkan syarat minimum berupa RAM 64GB serta bandwidth memori di atas 250 GB/detik.
Spesifikasi ini diperlukan agar perangkat mampu menjalankan model AI lokal berukuran lebih dari 30 miliar parameter. Persyaratan seperti ini tergolong cukup tinggi untuk segmen konsumer biasa saat ini.
Microsoft mengonfirmasi perangkat pertama yang memenuhi standar Project Zenith akan menggunakan platform AMD Ryzen AI Halo. Ke depannya, perusahaan menyebut lebih banyak produsen PC dan mitra pembuat chipset akan menghadirkan perangkat bersertifikasi serupa.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













