Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total

Minggu, 13 September 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga kawasan Jemplang Kabupaten Malang.
(Posnews/BMKG)

Kebakaran Gunung Bromo meluas hingga kawasan Jemplang Kabupaten Malang. (Posnews/BMKG)

MALANG, POSNEWS.CO.ID – Kobaran api yang kembali melanda kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, semakin mengkhawatirkan.

Api yang sebelumnya muncul di Sabana Pengol kini meluas hingga kawasan Jemplang, Kabupaten Malang.

Bahkan, titik api telah mendekati tepi jalan penghubung Malang-Lumajang melalui Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini membuat asap tebal berpotensi mengganggu jarak pandang pengguna jalan.

Perkembangan tersebut mendorong Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) mengambil langkah tegas.

Mulai Sabtu (12/9/2026) malam, seluruh aktivitas wisata Gunung Bromo ditutup total.

Keputusan itu berlaku untuk semua pintu masuk. Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan demi memberikan ruang bagi petugas untuk fokus menangani dan memadamkan kebakaran.

Api Mendekati Pos Jemplang

Situasi di lapangan semakin serius karena api terlihat berada di sekitar tepi jalan, tidak jauh dari Pos Jemplang dan kawasan Bromo Hillside pada Sabtu (12/9/2026).

Angin kencang menjadi salah satu faktor yang membuat kobaran api lebih mudah bergerak. Ditambah lagi, vegetasi berupa rerumputan dan tanaman kering di kawasan tersebut menjadi bahan bakar alami yang membuat api cepat menjalar.

Baca Juga :  Cari Sinyal HP, Pekerja Sawit di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatra

Kepala BB-TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan penutupan total dilakukan setelah luasan kawasan terdampak kebakaran terus bertambah.

“Kunjungan wisata Gunung Bromo dari seluruh pintu masuk ditutup total untuk kunjungan wisata, demi efektivitas upaya penanganan dan pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung,” kata Rudijanta, Sabtu (12/9/2026).

Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang

Selain kobaran api, asap yang semakin pekat juga menjadi persoalan. Kondisi tersebut dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengendara yang melintas di jalur Malang-Lumajang.

Karena itu, penutupan tidak hanya berkaitan dengan keselamatan wisatawan. Langkah tersebut juga diperlukan agar aktivitas petugas pemadam tidak terganggu oleh lalu lintas wisatawan di sekitar kawasan terdampak.

“Kondisi asap yang semakin tebal di sekitar kawasan terdampak, yang berpotensi mengganggu jarak pandang, mobilitas, keamanan dan keselamatan pengunjung serta dapat menghambat proses penanganan dan pemadaman kebakaran,” ujar Rudijanta.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat yang hendak melintas di kawasan Jemplang perlu meningkatkan kewaspadaan.

Jarak pandang yang menurun dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih ketika asap bercampur dengan kondisi jalan yang berkelok dan medan pegunungan.

Api Bermula dari Sabana Pengol

Kebakaran kembali muncul di kawasan Bromo pada Kamis (10/9/2026). Titik api pertama terpantau di kawasan Sabana Pengol.

Api kemudian bergerak ke perbukitan di sekitarnya hingga memasuki kawasan Savana Lembah Watangan.

Sedikitnya sejumlah titik api terpantau di kawasan tersebut dan angin kencang membuat kobaran api lebih cepat menyebar.

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

Pada tahap awal, TNBTS menutup akses wisata dari arah Jemplang, Kabupaten Malang. Saat itu, akses dari Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, dan Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo, masih dibuka.

Namun, perkembangan api yang semakin meluas membuat kebijakan kembali diperketat. Seluruh pintu masuk akhirnya ditutup untuk wisatawan pada Sabtu malam.

Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule

Bagi wisatawan yang sudah membeli tiket, pengelola memberikan pilihan pengembalian uang tiket atau penjadwalan ulang kunjungan.

Penjadwalan ulang baru dapat dilakukan setelah kawasan dinyatakan aman dan aktivitas wisata kembali dibuka.

Penutupan juga belum memiliki batas waktu pasti. TNBTS akan mengevaluasi kondisi kebakaran, perkembangan pemadaman, serta aspek keselamatan sebelum memutuskan kapan kawasan dapat kembali menerima wisatawan.

Bromo Kembali Diterpa Kebakaran

Kebakaran kali ini menjadi kejadian kedua setelah kawasan Bromo sebelumnya dilanda kebakaran besar pada 3–18 Agustus 2026.

Kebakaran sebelumnya menghanguskan sekitar 1.126 hektare hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo. Dampaknya, aktivitas wisata juga sempat ditutup total.

Kawasan kemudian kembali dibuka mulai 20 Agustus 2026, setelah Satgas Pemadaman Api Bromo memastikan api telah padam dan kondisi kawasan dinilai aman untuk wisatawan.

Kini, belum sebulan setelah aktivitas wisata kembali berjalan, ancaman kebakaran kembali muncul. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil
Microsleep Picu Pikap Tabrak Tiang Listrik di Cileungsi, 1 Orang Tewas
Dugaan Keracunan MBG di Pati Tembus 401 Orang, Polisi Periksa SPPG
Dua DPO KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga ASN Willi Mbuik
Mahasiswa FK UB RR Jalani Operasi, Polisi Periksa Teman hingga Kekasih
Petani di Malang Tewas Terjebak Kobaran Api Saat Selamatkan Lahan
Dibegal Usai Antar Pacar, Pemuda di Bogor Ditendang dan Ditodong Senjata
31 WNA Malaysia-Taiwan Diduga Jadikan Hotel Pontianak Markas Scamming

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 06:26 WIB

Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total

Minggu, 13 September 2026 - 06:08 WIB

Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Sabtu, 12 September 2026 - 15:20 WIB

Microsleep Picu Pikap Tabrak Tiang Listrik di Cileungsi, 1 Orang Tewas

Sabtu, 12 September 2026 - 08:58 WIB

Dugaan Keracunan MBG di Pati Tembus 401 Orang, Polisi Periksa SPPG

Sabtu, 12 September 2026 - 07:16 WIB

Dua DPO KKB Teridentifikasi dari Video Call Keluarga ASN Willi Mbuik

Berita Terbaru