BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Malam yang semula berjalan biasa berubah mencekam bagi MZ (20).
Pemuda tersebut diduga menjadi korban begal setelah mengantar pacarnya pulang di Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pelaku yang berjumlah dua orang diduga menghadang MZ saat melintas pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 23.05 WIB. Mereka mengendarai satu sepeda motor dan berboncengan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tanpa banyak kesempatan untuk melawan, salah satu pelaku diduga menendang MZ hingga terjatuh. Situasi semakin menegangkan ketika korban berusaha bangkit dan mengambil kembali sepeda motornya.
Namun, pelaku diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan mengarahkannya kepada korban. MZ akhirnya tidak berdaya mempertahankan kendaraan miliknya.
Motor BeAT Dibawa Kabur
Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana mengatakan korban kehilangan sepeda motor Honda BeAT warna hitam putih.
“Barang yang hilang satu unit sepeda motor Honda BeAT warna hitam putih bernopol F-2536-ABF berikut kunci kontak,” kata Yudhi, Jumat (11/9/2026).
Menurut keterangan korban, kejadian bermula setelah dirinya selesai mengantar pacar. MZ kemudian melanjutkan perjalanan seorang diri melalui lokasi kejadian.
“Menurut keterangan korban, berawal pada saat korban selesai mengantarkan pacar, kemudian melintas di lokasi kejadian,” ujar Yudhi.
Tak lama kemudian, dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor diduga menyalip sekaligus memepet korban.
Korban Dijatuhkan, Pelaku Diduga Todongkan Senjata
Aksi tersebut berlangsung cepat. Salah satu pelaku diduga menendang MZ hingga kehilangan keseimbangan dan jatuh.
Setelah terjatuh, korban mencoba mengambil kembali sepeda motornya. Namun, upaya tersebut justru membuat situasi semakin berbahaya.
Pelaku diduga menodongkan senjata api rakitan kepada korban. Dalam kondisi terancam, MZ akhirnya tidak mampu mempertahankan kendaraannya.
“Setelah itu, saat korban bangun dan berusaha mengambil motor, tiba-tiba pelaku menodongkan diduga senjata api rakitan,” jelas Yudhi.
Para pelaku kemudian membawa kabur motor korban dan melarikan diri dari lokasi.
Polisi Buru Dua Pelaku
Polsek Rancabungur kini menyelidiki kasus tersebut. Polisi masih mengumpulkan keterangan korban dan menelusuri identitas dua orang yang diduga terlibat.
“ Tersangka dalam penyelidikan,” kata Yudhi.
Petugas juga perlu memastikan jenis senjata yang digunakan dalam aksi tersebut. Sebab, korban baru menyebut benda yang ditodongkan kepadanya sebagai diduga senjata api rakitan.
Selain itu, polisi masih mendalami kemungkinan adanya bukti lain di sekitar lokasi kejadian yang dapat membantu mengungkap identitas pelaku.
Kasus tersebut menjadi pengingat bagi pengguna sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara seorang diri pada malam hari, terutama di ruas jalan yang relatif sepi.
Namun, kewaspadaan masyarakat tetap harus berjalan bersama penegakan hukum.
Warga yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut diharapkan menyampaikannya kepada kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Polisi kini berpacu mengungkap identitas dua pelaku dan menemukan kembali motor korban.
Sementara itu, MZ harus menghadapi trauma setelah perjalanan pulang yang seharusnya biasa berubah menjadi ancaman kejahatan di tengah malam. **
Editor : Hadwan













