Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Minggu, 13 September 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

GOWA, POSNEWS.CO.ID – Suasana pesta ulang tahun di sebuah hotel di Makassar mendadak berubah ketika polisi datang menangkap seorang wanita berinisial ALF (34).

ALF diduga terlibat kasus penipuan dan penggelapan 21 mobil rental milik korban di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kerugian akibat kasus tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp3 miliar.

Ironisnya, ALF ditangkap ketika sedang menghadiri pesta ulang tahun temannya di sebuah hotel di Jalan Monumen Emmy Saelan, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Makassar, Jumat (12/9/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim URC Resmob Polda Sulsel bersama Polresta Gowa mengamankan ALF tanpa menunggu pelaku kembali ke Gowa.

Panit 2 Resmob Polda Sulsel Ipda Muhammad Abel PM membenarkan penangkapan tersebut.

“Benar kami menangkap terduga pelaku penipuan penggelapan sebanyak 21 unit kendaraan mobil (rental),” kata Abel kepada wartawan, Minggu (13/9/2026).

Mobil Disewa untuk Usaha, Berakhir di Tangan Pihak Lain

Kasus ini bermula dari laporan korban ke Polresta Gowa pada 4 Juni 2026. Berdasarkan pemeriksaan awal, ALF disebut mulai menyewa mobil milik korban sejak Juni 2025.

Baca Juga :  Gempa NTT: Prabowo Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Bantu Pengungsi

Awalnya, kendaraan tersebut disewa untuk menunjang kebutuhan usaha. Polisi kemudian menemukan dugaan bahwa mobil-mobil itu justru digadaikan kepada pihak lain.

Modusnya diduga dilakukan dengan menggunakan BPKB dan STNK palsu untuk meyakinkan pihak yang menerima kendaraan sebagai barang gadai.

“Pelaku sebelumnya menyewa mobil dari korban untuk kebutuhan usaha. Namun, mobil-mobil yang disewa tersebut kemudian digadaikan kepada pihak lain dengan menggunakan BPKB dan STNK palsu,” ujar Abel.

Dikaitkan dengan Proyek Dapur MBG

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut kendaraan-kendaraan tersebut digunakan untuk menunjang proyek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola ALF.

Lokasi proyek itu berada di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, serta Kelurahan Barombong, Makassar.

Namun, kendaraan yang awalnya disewa untuk kepentingan usaha tersebut diduga kemudian dialihkan kepada pihak lain melalui transaksi gadai.

Polisi masih mendalami bagaimana seluruh kendaraan tersebut berpindah tangan dan ke mana aliran uang hasil gadai digunakan.

Baca Juga :  KKB Serang Warga di Nabire, 1 Tewas dan 4 Luka Ditembak di Jalan Kali Semen

Polisi Telusuri Keberadaan 21 Mobil

Setelah ALF diamankan, penyidik masih memiliki pekerjaan lain, yakni melacak keberadaan 21 mobil rental yang diduga telah digadaikan.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang membantu aksi tersebut, termasuk dugaan keterlibatan pihak yang berkaitan dengan pembuatan dokumen kendaraan palsu.

Perkembangan mengenai keterlibatan pihak lain masih menunggu hasil pemeriksaan penyidik.

Kasus ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha rental agar tidak hanya mengandalkan kepercayaan ketika menyerahkan kendaraan.

Verifikasi identitas penyewa, tujuan penggunaan kendaraan, kelengkapan dokumen, serta sistem pemantauan kendaraan perlu dilakukan secara berkala.

Sementara itu, masyarakat yang menerima kendaraan sebagai barang gadai juga perlu memastikan status kepemilikan dan keaslian dokumen.

Langkah tersebut penting agar tidak ikut terseret persoalan hukum apabila kendaraan ternyata berasal dari tindak pidana.

ALF kini menjalani proses pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. Statusnya tetap sebagai terduga pelaku hingga proses hukum membuktikan sebaliknya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat
Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah
Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru