POSNEWS.CO.ID, AMSTERDAM — ASUS resmi memamerkan monitor terbaru seri ProArt PA27UCDV pada ajang IBC 2026 di Amsterdam. Perangkat ini menggabungkan keunggulan visual profesional untuk kreator dan performa gaming kelas atas.
Visual Tajam 4K QD-OLED dan Kecerahan Puncak HDR
ASUS membekali monitor ini dengan panel QD-OLED berukuran 26,5 inci. Perangkat ini menyajikan resolusi 4K Ultra HD $3840 \times 2160$ piksel.
Selain itu, layar ini mengusung refresh rate 120Hz untuk pergerakan visual yang sangat halus. Tingkat kecerahan puncak mencapai 1.000 nits dengan dukungan teknologi HDR.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karakteristik panel OLED menghadirkan rasio kontras tinggi serta kedalaman warna hitam yang sempurna. Oleh karena itu, monitor ini mampu menyajikan detail grafis gim AAA secara sinematik.
Performa Responsif dan Beban Komputasi Grafis
Layar ini menawarkan waktu respons piksel yang sangat cepat khas teknologi OLED. Keunggulan ini menekan timbulnya efek bayangan (ghosting) saat mengeksekusi aksi gim cepat.
Namun, pengoperasian resolusi 4K menuntut beban kerja kartu grafis yang cukup berat. Para pengguna membutuhkan GPU kelas atas demi mempertahankan laju bingkai tinggi secara stabil.
Kecepatan 120Hz menyajikan kenyamanan memadai untuk gim kompetitif populer seperti Counter-Strike 2. Walaupun demikian, monitor ini berfokus menyajikan keseimbangan antara kualitas gambar dan kelancaran visual.
Konektivitas Thunderbolt 4 dan Fitur Workstation
ASUS melengkapi monitor ini dengan port Thunderbolt 4 berteknologi Power Delivery hingga 140W. Fitur ini memungkinkan pengisian daya laptop sekaligus transmisi sinyal data dalam satu kabel.
Selain itu, ketersediaan fitur KVM switch mempermudah pengoperasian dua perangkat komputer secara fleksibel. Pengguna dapat mengendalikan dua sistem hanya dengan satu set keyboard dan mouse.
ASUS belum membeberkan informasi resmi mengenai harga jual dan jadwal ketersediaan pasar. Dengan demikian, monitor hibrida ini menjadi opsi menarik bagi kreator sekaligus pencinta gim AAA.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













