CIREBON, POSNEWS.CO.ID – Suasana rumah di Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendadak berubah mencekam. Karningsih (66), istri seorang dokter umum, ditemukan tewas di kamar rumahnya dalam kondisi bersimbah darah.
Korban pertama kali ditemukan suaminya pada Kamis (24/9/2026) sore. Sang dokter baru saja pulang setelah menjalankan praktik di kliniknya.
Begitu masuk ke rumah, suami korban mendapati Karningsih sudah tergeletak tak bernyawa di atas kasur. Darah terlihat di sekitar tubuh korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada keluarga dan kepolisian. Warga pun berdatangan ke sekitar rumah setelah mengetahui kejadian tersebut.
Polisi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Polresta Cirebon kemudian mengevakuasi jenazah sekitar pukul 21.15 WIB.
Polisi Temukan Sejumlah Luka
Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja mengatakan penyidik menemukan sejumlah luka pada tubuh korban saat melakukan pemeriksaan awal.
Namun, polisi belum buru-buru menyimpulkan bahwa Karningsih menjadi korban pembunuhan. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta mengumpulkan bukti lain dari lokasi kejadian.
“Kami baru saja olah TKP berkenaan adanya penemuan jenazah. Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah sakit untuk autopsi,” kata Irfan, Jumat (25/9/2026).
Sejumlah saksi juga diperiksa. Suami korban menjadi salah satu orang yang dimintai keterangan karena merupakan orang pertama yang menemukan jasad Karningsih.
Polisi kini berusaha menyusun kembali rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan. Pemeriksaan terhadap kondisi rumah, barang-barang milik korban, serta keterangan saksi menjadi bagian dari penyelidikan.
Autopsi Jadi Kunci Ungkap Penyebab Kematian
Jenazah Karningsih dibawa ke RS Bhayangkara Losarang, Kabupaten Indramayu, untuk menjalani autopsi.
Pemeriksaan tersebut menjadi penting untuk mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus mendalami luka yang ditemukan pada tubuh korban.
Hasil autopsi juga dapat membantu penyidik menentukan apakah luka tersebut berkaitan langsung dengan kematian korban.
Laporan terbaru menyebut polisi menemukan sejumlah luka yang diduga berupa luka tusuk. Meski demikian, penyebab kematian secara resmi masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
Karena itu, polisi belum menetapkan adanya tindak pidana pembunuhan maupun menunjuk pihak tertentu sebagai pelaku.
“Kasusnya masih dalam investigasi dan belum bisa menyimpulkan karena penyelidikan masih berjalan,” ujar Irfan.
Warga Sempat Dikejutkan Suasana Rumah
Peristiwa tersebut sontak menggemparkan warga sekitar. Rumah korban di kawasan Jalan Raya Pangeran Sutajaya dipadati warga setelah kabar penemuan jenazah menyebar.
Informasi dari perangkat Desa Babakan Gebang menyebut suami korban pulang sekitar pukul 17.00 WIB lebih setelah menjalankan praktik.
Saat masuk ke rumah, ia menemukan istrinya sudah tidak bernyawa dan kemudian meminta bantuan keluarga.
Sebelum itu, korban disebut sempat berkomunikasi dengan adiknya melalui WhatsApp sekitar pukul 16.30 WIB dan meminta dibelikan bubur ayam.
Sang adik kemudian datang, tetapi tidak mendapat respons ketika mengetuk pintu rumah.
Informasi tersebut masih berasal dari keterangan di sekitar lokasi dan menjadi bagian dari rangkaian fakta yang perlu dicocokkan penyidik dengan hasil pemeriksaan TKP serta bukti lainnya.
Polisi Belum Pastikan Motif dan Pelaku
Hingga Jumat (25/9/2026), belum ada kesimpulan resmi mengenai motif di balik kematian Karningsih.
Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya barang milik korban yang hilang dari rumah. Informasi tersebut belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Penyidik kini mengandalkan hasil autopsi, pemeriksaan saksi, olah TKP, serta barang bukti untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di rumah korban.
Kasus ini pun masih terbuka. Apakah Karningsih meninggal akibat tindak kekerasan atau penyebab lain akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis.
Dengan demikian, dugaan pembunuhan belum dapat dipastikan sebelum polisi memperoleh bukti yang cukup.
Satreskrim Polresta Cirebon masih menangani perkara tersebut untuk mengungkap penyebab kematian, kronologi lengkap, sekaligus mencari titik terang di balik tewasnya istri dokter tersebut. **
Editor : Hadwan













