Bareskrim Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebabnya

Senin, 25 Mei 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin. (Posnews/Ist)

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri memastikan padamnya listrik total atau blackout di wilayah Sumatera pada 22 Mei 2026 tidak disebabkan oleh aksi sabotase maupun unsur kesengajaan.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifudin menjelaskan hasil investigasi awal menunjukkan gangguan terjadi akibat faktor teknis pada sistem transmisi listrik.

“Dugaan sementara mengarah pada faktor mekanik, seperti gesekan dan pengaruh angin, sambungan longgar yang menimbulkan panas, hingga tarikan akibat cuaca ekstrem,” ujar Nunung dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, tim investigasi juga menemukan indikasi kerusakan pada kabel transmisi yang tidak menunjukkan pola pemotongan terstruktur.

“Kerusakannya tidak rapi, lebih bersifat serabut. Kalau sabotase, biasanya potongannya lebih presisi,” tegasnya.

Selain itu, Nunung memastikan hingga saat ini tidak ditemukan bukti yang mengarah pada sabotase dalam insiden pemadaman listrik massal tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

“Sampai saat ini tidak ada indikasi sabotase atau unsur kesengajaan,” katanya.

Ia menyebut dugaan sementara mengarah pada gangguan teknis dan cuaca ekstrem pada sistem transmisi listrik di Sumatera.

Bareskrim Polri juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, termasuk isu sabotase.

“Publik kami minta tidak resah dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya,” tutup Nunung. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka
Prabowo Teken Keppres Baru, Kuntadi Isi Kursi Jampidsus Kejagung
Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa
Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN
Bupati Lombok Barat Diduga Terima Rp10,8 Miliar dari 32 Proyek
Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:42 WIB

Bareskrim Bongkar Pabrik Whip Pink, Dua Bos Ayah-Anak Jadi Tersangka

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:32 WIB

Prabowo Teken Keppres Baru, Kuntadi Isi Kursi Jampidsus Kejagung

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:14 WIB

Prabowo Lantik Perwira TNI-Polri 2026, 4 Lulusan Terbaik Raih Adhi Makayasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang Mundur, Prabowo Minta Tetap Awasi BGN

Berita Terbaru

Pemerintah Kanada membatalkan seremonial bersama peresmian Jembatan Gordie Howe. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Rabu, 22 Jul 2026 - 13:57 WIB

Guncangan politik dan ekologis di Prancis. Parlemen resmi melegalkan kembali dua jenis pestisida berbahaya, memicu pengunduran diri Menteri Lingkungan Hidup Monique Barbut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Lingkungan Mundur, Parlemen Sahkan Aturan Pestisida

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:41 WIB

Dua kapal tanker minyak Saudi memutar balik arah di Laut Merah pasca-ancaman blokade Houthi, di tengah gempuran udara berkelanjutan AS ke wilayah Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Dua Tanker Minyak Saudi Putar Balik di Laut Merah

Rabu, 22 Jul 2026 - 12:29 WIB