Ditagih Angsuran, Pria 63 Tahun Bacok Penagih hingga Tewas lalu Coba Akhiri Hidup

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan tersangka berikut barang bukti golok dalam kasus penagih angsuran tewas di Lampung Barat. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan tersangka berikut barang bukti golok dalam kasus penagih angsuran tewas di Lampung Barat. (Posnews/Ist)

LAMPUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Persoalan angsuran berujung maut di Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat.

Seorang pria berusia 63 tahun diduga membacok penagih angsuran hingga tewas setelah keduanya terlibat perselisihan.

Korban, Surya Zainal (54), meninggal dunia setelah mengalami luka akibat senjata tajam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara pria yang diduga sebagai pelaku, Husni Tamrin (63), akhirnya menyerahkan diri kepada polisi setelah sempat mencoba mengakhiri hidupnya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Polisi kini masih mendalami motif dan rangkaian kejadian yang berujung pada hilangnya nyawa korban.

Ditagih Angsuran, Perselisihan Memanas

Kasatreskrim Polres Lampung Barat Iptu Rudy Prawira mengatakan tragedi tersebut bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku untuk menagih angsuran yang berkaitan dengan kewajiban istri pelaku.

Pelaku disebut sempat meminta korban pulang. Ia bahkan menawarkan uang Rp500 ribu sebagai pembayaran, tetapi korban menolak tawaran tersebut.

Baca Juga :  Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP

Perdebatan kemudian memanas. Pelaku masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah golok.

β€œPelaku lalu menghampiri korban dan membacok bagian leher korban. Setelah korban terkapar, pelaku kembali membacok korban sebelum meninggalkan lokasi,” kata Rudy.

Korban kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Polisi menyebut persoalan utang-piutang menjadi dugaan awal pemicu pembunuhan, tetapi besaran utang maupun seluruh motif perkara masih didalami penyidik.

Sempat Coba Akhiri Hidup

Setelah kejadian, pelaku berlari ke bagian belakang rumah. Dalam kondisi panik, ia disebut sempat mencoba mengakhiri hidup menggunakan tali.

Namun, upaya tersebut gagal setelah tali yang digunakan putus.

Pelaku kemudian mendatangi rumah keponakannya. Ia mengaku telah melakukan pembunuhan dan meminta diantar ke Pos Polisi Way Tenong untuk menyerahkan diri.

Sekitar pukul 20.30 WIB, polisi menerima penyerahan diri tersebut. Tim URC Satreskrim Polres Lampung Barat bersama personel Polsek Sumber Jaya kemudian mengamankan pelaku dan membawanya untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga :  Horor Gunung Piramid Bondowoso, 2 Pendaki Tersangkut di Jurang Punggung Naga

Golok 42 Sentimeter Diamankan

Polisi turut mengamankan sebilah golok sepanjang sekitar 42 sentimeter yang diduga digunakan dalam pembacokan.

Pada bagian tajam golok ditemukan bercak kemerahan yang diduga darah. Polisi juga mengamankan sejumlah barang lain untuk kepentingan penyidikan.

Penyidik kini mencocokkan keterangan pelaku dan saksi dengan barang bukti serta hasil pemeriksaan di lokasi kejadian.

Langkah tersebut penting untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh sebelum polisi menentukan status hukum pelaku.

Polisi Dalami Motif Pembunuhan

Rudy mengatakan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku dan saksi. Polisi juga mendalami persoalan utang yang disebut menjadi latar belakang perselisihan.

Dengan demikian, motif pembunuhan belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan keterangan awal.

Penyidik masih mengumpulkan alat bukti sebelum melakukan gelar perkara dan menentukan langkah hukum selanjutnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa persoalan utang dan angsuran dapat berubah menjadi tragedi ketika konflik tidak diselesaikan dengan kepala dingin.

Jalur hukum seharusnya menjadi pilihan ketika terjadi sengketa pembayaran, bukan kekerasan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Plafon SDN 2 Cepoko Sragen Mendadak Ambruk, 2 Guru Jadi Korban
Bayi 7 Hari Ditinggal di Kursi, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi
Pria Tewas di Area Kampus Medan, Polisi Periksa Dugaan Jatuh dari Gedung
15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki
Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Ditagih Angsuran, Pria 63 Tahun Bacok Penagih hingga Tewas lalu Coba Akhiri Hidup

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Plafon SDN 2 Cepoko Sragen Mendadak Ambruk, 2 Guru Jadi Korban

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bayi 7 Hari Ditinggal di Kursi, Sepasang Mahasiswa Ditangkap Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:10 WIB

Pria Tewas di Area Kampus Medan, Polisi Periksa Dugaan Jatuh dari Gedung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki

Berita Terbaru

Apple merilis Mac mini M6 berdesain mungil dengan chip M6 super cepat, macOS 27, dan perkiraan harga mulai Rp14,5 juta. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Apple Merilis Mac mini M6 Berukuran Ringkas

Kamis, 8 Okt 2026 - 12:55 WIB

Google resmi merilis Pixel 11 dengan chip Tensor G6, kamera telefoto 5x, dan estimasi harga mulai Rp14,5 jutaan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Google Resmi Merilis Pixel 11 Berbekal Lensa Telefoto 5x

Kamis, 8 Okt 2026 - 11:51 WIB