Remaja Tasikmalaya Diduga Disekap 4 Pria di Penginapan, Polisi Amankan Pelaku

Rabu, 26 November 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penyekapan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, penyekapan. (Posnews/Ist)

TASIKMALAYA, POSNEWS.CO.ID – Pengawasan orangtua terhadap keluarganya wajib dilakukan jika tak ingin anak-anaknya terjerumus ke pergaulan bebas hingga menjadi korban kriminalitas. 

Seorang remaja wanita berinisial RN (15) warga Kecamatan Cibeureum diduga disekap empat pria di sebuah kamar penginapan di Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi yang menerima laporan keluarga langsung menggerebek lokasi dan menyelamatkan korban.

Penggerebekan berlangsung Rabu (26/11) siang. Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP M Faruk Rozi melalui Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Diva Chalia, memastikan adanya dugaan penyekapan tersebut.

Baca Juga :  Produsen Minyak Teluk Aktifkan Jalur Lintas Darat Guna Hindari Selat Hormuz

“Hari ini kami mendatangi TKP terkait dugaan penyekapan seorang wanita di bawah umur oleh empat pelaku. Dua di antaranya masih di bawah umur,” tegas Diva.

Menurut Diva, RN sudah dua hari disekap para pelaku. Polisi mengamankan empat pria berinisial DF (24), D (21), IR (17), dan AK (17).

Selain itu, polisi juga menyita botol miras dan sejumlah barang bukti lain dari lokasi.

“Hasil pemeriksaan sementara, korban disekap dua hari di kamar penginapan ini. Di TKP kami temukan sejumlah botol miras,” ujarnya.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Ancam Jakarta 29 April–3 Mei 2026, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

Korban Kirim Lokasi Saat Pelaku Tertidur

Keluarga korban sebelumnya sudah panik karena RN menghilang sejak Senin (24/11) dan ponselnya tidak aktif. Namun pada Rabu, RN akhirnya berhasil mengirim lokasi setelah para pelaku tertidur.

Selama dua hari, ponsel RN disebut dikuasai para pelaku. Kesempatan muncul saat mereka lengah.

“Tadi dia kirim serlok. Langsung kami susul ke sini,” ujar salah satu anggota keluarga.

Polisi kini masih mendalami motif penyekapan dan memeriksa para pelaku secara intensif. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB