Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok CREW menggugat Jared Kushner atas keterlibatannya dalam diplomasi AS tanpa transparansi keuangan dan potensi konflik kepentingan. Dok: Istimewa.

Kelompok CREW menggugat Jared Kushner atas keterlibatannya dalam diplomasi AS tanpa transparansi keuangan dan potensi konflik kepentingan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Kelompok pengawas pemerintah Citizens for Responsibility and Ethics in Washington melayangkan gugatan hukum terhadap Jared Kushner.

Sebab, menantu Presiden Donald Trump tersebut menjalankan tugas diplomasi luar negeri tanpa membeberkan laporan keuangan pribadinya secara transparan.

CREW menilai peran aktif Kushner dalam negosiasi konflik internasional menjadikannya sebagai pejabat pemerintah resmi secara de facto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, Kushner wajib mematuhi seluruh aturan etika dan kewajiban keterbukaan finansial pejabat pemerintah Amerika Serikat.

Potensi Konflik Kepentingan Dan Pengelolaan Aset Asing

Sementara itu, Kushner saat ini memimpin perusahaan investasi privat yang mengelola dana asing bernilai miliaran dolar Amerika Serikat.

Baca Juga :  Skandal Berkas Epstein: Misteri Redaksi Nama Besar

Namun, Kushner terus mewakili Amerika Serikat dalam berbagai pertemuan tingkat tinggi bersama para pemimpin dunia tanpa pemeriksaan etika.

CREW menegaskan bahwa aktivitas bisnis pribadi Kushner berpotensi memicu konflik kepentingan yang sangat besar dalam kebijakan luar negeri.

Selain itu, Kushner berhasil menghindari aturan audit etika yang bertujuan melindungi kepentingan nasional masyarakat Amerika Serikat.

Respon Gedung Putih Dan Kuasa Hukum Jared Kushner

Menanggapi gugatan tersebut, kuasa hukum Jared Kushner menegaskan bahwa kliennya telah memenuhi seluruh ketentuan etika yang berlaku.

Baca Juga :  Pentagon Rilis Rekaman UAP Berbentuk Bola di Dekat Jepang

Sebab, para pakar etika pemerintah telah meninjau status pelayanan sukarela Kushner sebelum sang menantu Trump menjalankan tugas diplomatik.

Juru bicara Gedung Putih juga menyatakan Kushner menanggung seluruh biaya perjalanan diplomasi menggunakan dana pribadinya sendiri tanpa anggaran negara.

Namun demikian, CREW tetap meminta pengadilan menghentikan seluruh aktivitas diplomasi Kushner sebelum sang pengusaha menyerahkan dokumen keuangan resminya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi
Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur
SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina
Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi
Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan
Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR
Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar
Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:22 WIB

SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan

Berita Terbaru

Temuan kode kernel sistem operasi mengindikasikan Valve menyiapkan Steam Frame berlayar OLED dengan kode nama Plano. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kehadiran Steam Frame Berlayar OLED Dengan Nama Plano

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:38 WIB

Akun media sosial resmi K/DA aktif kembali dengan tampilan baru, memicu rumor comeback grup musik virtual Riot Games. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Akun Resmi K/DA Aktif Kembali Setelah Enam Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 13:37 WIB