POSNEWS.CO.ID, REDMOND – Microsoft merencanakan perombakan besar pada struktur layanan langganan Xbox Game Pass dalam waktu dekat.
Laporan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan akan mengizinkan para pelanggan memilih fitur langganan secara à la carte.
Chief Executive Officer (CEO) Xbox Asha Sharma memimpin langsung langkah strategis ini untuk merespons dinamika industri gim.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui sistem baru ini, para pemain dapat memilih opsi tambahan seperti akses gim khusus konsol, cloud gaming, serta fitur multiplayer.
Struktur bertingkat tersebut memberikan fleksibilitas penuh bagi pengguna untuk menyesuaikan paket sesuai kebutuhan bermain mereka masing-masing.
Menghadapi Tantangan Kanibalisasi Penjualan Gim Dan Dinamika Internal
Layanan berbayar bulanan ini sebelumnya berhasil membangun basis bisnis langganan yang sangat kuat bagi divisi Xbox.
Namun demikian, skema langganan tersebut juga memicu kanibalisasi penjualan gim-gim utama berharga tinggi milik perusahaan.
Dampak penurunan penjualan sangat terasa terutama pada periode kritis saat peluncuran judul gim baru di pasaran.
Selain itu, tim internal Microsoft menghadapi benturan metrik antara pendapatan dari langganan versus penjualan toko digital.
Langkah perombakan ini diharapkan mampu menyelesaikan tantangan bisnis internal sekaligus mengoptimalkan potensi pendapatan perusahaan ke depan.
Mengulas Langkah Berani Kepemimpinan Asha Sharma Di Divisi Xbox
Asha Sharma telah membuat berbagai keputusan berani semenjak menjabat sebagai CEO Xbox dalam enam bulan terakhir.
Ia sebelumnya memangkas harga langganan Xbox Game Pass Ultimate untuk menarik minat para gamer secara global.
Selain itu, Sharma mengamankan proyek gim terbaru karya Hideo Kojima berjudul Physint yang menjadi penerus spiritual Metal Gear Solid.
Manajemen juga menyerahkan pengembangan waralaba gim Halo kepada studio Activision guna meningkatkan kualitas produksi gim tersebut.
Di samping rencana Game Pass, Microsoft juga terus mengembangkan perangkat handheld Xbox generasi baru serta konsol Project Helix.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













