POSNEWS.CO.ID, TOKYO – Produsen otomotif Tiongkok, BYD Co., mulai memasarkan mobil listrik ultra-ringkas Racco ke Makau dan Sri Lanka.
BYD awalnya merancang model Racco secara khusus untuk memenuhi selera konsumen di pasar Jepang.
Namun demikian, BYD melihat potensi permintaan yang tinggi terhadap ukuran mobil yang sangat ringkas ini di wilayah lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perusahaan asal Tiongkok tersebut berencana memperluas jaringan penjualan Racco ke lebih banyak negara dan wilayah.
BYD secara khusus mengincar pasar negara-negara dengan konfigurasi kemudi kanan (right-hand drive), yang mendominasi kawasan Asia.
Presiden BYD Japan Co., Liu Xueliang, mengonfirmasi langkah strategis perluasan pasar ini dalam sebuah acara resmi.
Ia menegaskan keinginan perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi lebih banyak konsumen internasional dalam merasakan ketangguhan Racco.
Model Racco Mengadopsi Dimensi Sesuai Standar Kei Car Jepang
Mobil listrik Racco mengusung dimensi fisik yang setara dengan standar kendaraan kei car berkapasitas mesin 660 cc di Jepang.
Ukuran bodi Racco tampil lebih sempit dan lebih pendek jika kita bandingkan dengan mobil ikonik Italia, Fiat 500.
Meskipun ukurannya sangat ringkas, ruang kabin Racco terasa cukup lapang dengan tinggi kendaraan mencapai 180 sentimeter.
BYD juga melengkapi Racco dengan pintu geser elektrik pada kedua sisi untuk meningkatkan kenyamanan para penumpang.
Pasar Jepang merespons positif kehadiran model Racco sejak peluncuran resminya pada akhir Juli 2026.
BYD telah mengantongi lebih dari 2.000 pesanan unit Racco di Jepang hingga pertengahan Oktober 2026.
Pihak manajemen BYD menetapkan target penjualan tahunan Racco sebanyak 10.000 unit untuk pasar negeri sakura tersebut.
Langkah Strategis BYD Menembus Dominasi Produsen Lokal Jepang
BYD meluncurkan Racco guna mendongkrak angka penjualan di Jepang yang selama ini tumbuh relatif lambat.
Produsen lokal seperti Suzuki, Honda, dan Daihatsu telah lama mendominasi pasar kei car di Jepang.
Secara keseluruhan, BYD berhasil menjual 3.742 unit kendaraan di Jepang sepanjang tahun 2025.
Pencapaian tersebut melonjak 68 persen ketimbang tahun sebelumnya, meskipun posisinya masih terbilang kecil di pasar Jepang.
Langkah BYD mengalirkan model kei car ke luar negeri juga mengikuti jejak pabrikan Jepang seperti Suzuki.
Suzuki telah sukses menjual model kei car seperti Alto dan Every ke pasar Brunei Darussalam serta Pakistan.
Oleh sebab itu, ekspansi Racco ke Makau dan Sri Lanka menandai ambisi besar BYD dalam menguasai segmen EV ringkas kawasan Asia.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













