Cuaca Jabodetabek 23 September 2025, Berawan dan Hujan di Sejumlah Wilayah

Selasa, 23 September 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

Ilustrasi, air hujan. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Jabodetabek diminta waspada sebelum beraktivitas di luar rumah. BMKG memprediksi cuaca hari ini, Selasa (23/9/2025), bakal berawan namun berpotensi turun hujan di sejumlah titik.

Menurut situs resmi BMKG, suhu udara di Jabodetabek berkisar antara 24-33 derajat celcius. Meski sebagian besar wilayah berawan, masyarakat tetap diminta siaga membawa payung atau jas hujan. Pasalnya, perubahan cuaca bisa datang cepat, terutama di kawasan puncak dan pesisir pantai.

Cuaca Jakarta Hari Ini

Kota Jakarta diprediksi berawan dengan kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 72-93 persen. Suhu harian berada di kisaran 25-31 derajat celcius.

Baca Juga :  Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara

Namun, khusus Kepulauan Seribu, BMKG memperingatkan adanya hujan ringan dengan suhu 26-29 derajat celcius. Sementara wilayah Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur rata-rata hanya berawan.

Cuaca Bogor

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bogor diprediksi berawan sepanjang hari. Suhu udara mencapai 24-32 derajat celcius dengan kelembapan antara 51-94 persen. Meski begitu, warga Bogor tetap diminta waspada karena potensi hujan bisa muncul mendadak.

Cuaca Depok

Depok juga diperkirakan berawan dengan suhu 24-32 derajat celcius. Tingkat kelembapan udara berada di angka 54-93 persen. Bahkan, BMKG menyebut cuaca berawan bakal mendominasi kota Depok hampir sepekan ke depan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar di 13 Polres untuk Jaga Keamanan Jakarta

Cuaca Tangerang dan Tangsel

Untuk Tangerang dan Tangerang Selatan, BMKG memprediksi kondisi berawan dengan suhu udara 25-32 derajat celcius. Kelembapan terpantau cukup tinggi, yakni 67-95 persen.

Cuaca Bekasi

Bekasi hari ini juga diprediksi berawan. Suhu berkisar antara 25-33 derajat celcius, sedangkan kelembapan udara ada di rentang 52-93 persen. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung
Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total
Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya
PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa
Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Kamis, 16 April 2026 - 16:04 WIB

PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Runtuhnya era Orban. Partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar meraih kemenangan telak dalam pemilu Hungaria 2026, mengakhiri kekuasaan panjang Viktor Orban dan menjanjikan kembalinya aliansi kuat dengan Uni Eropa serta NATO. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:13 WIB

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB