Polisi Besok Periksa Pemobil Remaja 15 Tahun Tabrak Motor di Tangerang

Selasa, 23 September 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Dok-Istimewa

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Dok-Istimewa

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID โ€“ Jalanan Simpang The Icon, Kabupaten Tangerang, berubah jadi lokasi maut. Seorang remaja 15 tahun nekat mengemudikan mobil SUV lalu menyeruduk tiga sepeda motor.

Akibat tabrakan gila itu, seorang pengendara motor tewas di tempat, sementara lainnya luka-luka.

Polisi memastikan bocah ABG ugal-ugalan itu baru akan diperiksa besok, Rabu (24/9/2025). Pemeriksaan seharusnya dilakukan hari ini, tapi ditunda karena tersangka masih di bawah umur.

โ€œBesok rencana. Kita terkendala karena dia masih anak-anak. Sesuai aturan, pemeriksaan bisa dilakukan tiga hari setelah SPDP (surat pemberitahuan dimulainya penyidikan) dilayangkan,โ€ ujar Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Selatan, AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga :  Anak PAUD di Solo Alami Luka di Alat Vital Akibat Gunting, Begini Penjelasan Disdik

Dalam rekaman CCTV, mobil yang dikendarai bocah tanggung itu tampak melaju kencang. Tiba-tiba, mobil hilang kendali alias lost control. Kendaraan menghantam water barrier, lalu menyambar tiga motor sekaligus. Satu korban tewas mengenaskan, dua lainnya terluka parah.

โ€œDari CCTV terlihat jelas mobil sempat menabrak pembatas jalan sebelum melindas motor-motor itu,โ€ tegas AKP Danny.

Hingga kini, polisi masih mengusut penyebab bocah ingusan itu bisa hilang kendali. Selain memeriksa rekaman CCTV, penyidik juga sudah memanggil lima saksi, termasuk satpam sekitar lokasi.

Baca Juga :  Mayat Misterius Tertutup Kardus di Pondok Gede, Terdapat Luka Ditubuhnya

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œMasih kita dalami. Apakah murni kelalaian bocah itu atau ada pengaruh faktor lain. CCTV hanya merekam saat mobil sudah hilang kendali, sebelumnya tidak ada rekaman,โ€ ungkap Danny.

Kasus ini dipastikan menyita perhatian publik. Keluarga korban menjerit menuntut keadilan. Polisi menegaskan kasus kecelakaan maut ini tetap diproses sesuai aturan pidana anak, namun jeratan hukum tetap mengancam si bocah pemobil. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB