Evakuasi Darurat di Cikande, Warga Zona Merah Radiasi Cesium-137 Direlokasi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Radiasi radionuklida Cesium-137 (Cs-137) di Cikande, Serang, Banten. Dok: KLH

Radiasi radionuklida Cesium-137 (Cs-137) di Cikande, Serang, Banten. Dok: KLH

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Tim gabungan Pemprov Banten bersama Polda Banten langsung bergerak cepat menangani radiasi Cesium-137 di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Tim memetakan area berisiko tinggi dan menetapkan protokol keselamatan bagi warga di sekitar lokasi. Saat ini, tiga lokasi evakuasi disiapkan untuk menampung warga zona merah.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan Pemprov, Pemkab Serang, dan Polda siap merelokasi sementara warga hingga proses dekontaminasi selesai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyiapkan lokasi dan fasilitas agar warga tetap bisa sekolah dan bekerja seperti biasa,” ujar Andra, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  Empat Pelajar SMA di Bogor Bacok Siswa SMK saat Tawuran, Polisi Amankan 9 Sajam

Dinas Kesehatan Provinsi Banten bersama Dinkes Kabupaten Serang memeriksa kesehatan warga di sekitar kawasan radiasi. Sistem satu pintu diterapkan untuk mengendalikan aktivitas dan lalu lintas kendaraan.

“Setiap kendaraan yang keluar kami periksa ketat supaya steril dari paparan radioaktif,” tegas Andra.s

Kapolda Banten Irjen Hengki menegaskan jajarannya aktif berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan radiasi. Tim KBR Brimob Polri siap mendukung proses dekontaminasi dan evakuasi.

Baca Juga :  Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Hengki menyebut BLK, Gedung PGRI, dan Wisma Bhayangkara sebagai lokasi evakuasi sementara.

“Relokasi akan segera dilakukan agar warga merasa aman. Tim kami siap mengevakuasi kapan pun dibutuhkan,” kata Kapolda.

Tim gabungan dari Pemprov Banten, Polda, dan BNPB masih melakukan pengukuran radiasi dan dekontaminasi di lapangan. Pemerintah mengimbau warga tetap tenang, tidak panik, dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota
Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Polri dan Tiongkok Perkuat Aliansi Bongkar Clandestine Lab 1,2 Ton Sabu di Aceh
Viral Warga Ambil Besi Proyek Jembatan Rusun, Begini Penjelasan Polsek Cilincing

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Berita Terbaru