Semeru Naik Level Awas, 300 Warga Lumajang Dievakuasi Akibat Awan Panas 13 Km

Kamis, 20 November 2025 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Semeru Meletus, awan panas terlihat menyembur. (Posnews/PVMBG)

Gunung Semeru Meletus, awan panas terlihat menyembur. (Posnews/PVMBG)

LUMAJANG, POSNEWS.CO.ID – Warga di tiga kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dievakuasi menyusul erupsi Gunung Semeru pada Rabu (19/11/2025) sore. 

Status aktivitas vulkanik Gunung Semeru resmi naik ke Level IV atauAwas’. Kenaikan status ini langsung memicu langkah cepat BNPB dan BPBD mengevakuasi 300 warga dari wilayah rawan erupsi menuju lokasi aman.

Warga yang dievakuasi berasal dari tiga kecamatan, yakni Desa Supiturang, Kecamatan Rowokangkung, Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, serta Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro.

Mereka langsung terdampak oleh hempasan abu vulkanik yang semakin pekat.

Petugas BPBD bersama unsur terkait mengevakuasi warga ke tempat pengungsian. Data sementara, 300 warga telah diungsikan di dua lokasi,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Rinciannya sebagai berikut:

  • 200 orang mengungsi di Balai Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo
  • 100 orang berada di SDN 2 Supiturang, Kecamatan Rowokangkung
  • Belum terdata jumlahnya di Desa Penanggal di Kecamatan Candipuro jumlahnya belum terdata

Selain itu, Abdul menyebut petugas juga mengevakuasi sejumlah warga ke Balai Desa Penanggal, namun pendataan di lapangan masih berlangsung.

Baca Juga :  Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

Awan Panas Luncur 13 Km, Semeru Erupsi Siang Hari

Selanjutnya, Gunung Semeru erupsi pada pukul 14.13 WIB, Rabu siang. PVMBG mencatat awan panas guguran meluncur kurang dari 13 km ke arah tenggara dan selatan.

Tidak hanya itu, satu kali awan panas tambahan terpantau mengarah ke Besuk Kobokan, wilayah yang kerap menjadi jalur aliran awan panas Semeru.

Dengan status Level IV (Awas), pemerintah mengimbau warga agar menjauhi zona berbahaya, terutama sektor tenggara dan selatan yang kini kembali menjadi jalur luncuran material panas. (red) 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar
Sikat Sabu Setengah Ton, Tim Narkoba Polda Metro Jaya Diguyur Pin Emas Kapolri
Menakar 15 Tahun Kepemimpinan Tim Cook di Puncak Apple
Pentagon Ajukan Anggaran $1,5 Triliun di Bawah Prioritas Donald Trump
Ricuh Kantor Leasing Cakung, Warga Mengamuk Usai Aksi Matel

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 15:22 WIB

Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta

Rabu, 22 April 2026 - 14:19 WIB

Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai

Rabu, 22 April 2026 - 13:41 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar

Rabu, 22 April 2026 - 13:17 WIB

Sikat Sabu Setengah Ton, Tim Narkoba Polda Metro Jaya Diguyur Pin Emas Kapolri

Berita Terbaru

Pengepungan ekonomi terhadap oposisi. Pemerintah Hong Kong mengajukan penyitaan aset senilai lebih dari 127 juta dolar Hong Kong milik Jimmy Lai, menargetkan 15 rekening bank dan saham korporasi pasca-vonis penjara 20 tahun. Dok: AP Photo/Louise Delmotte

INTERNASIONAL

Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:19 WIB