Cekcok Izin Sakit, Pegawai Kafe di Jatingara Dihantam Piring – Luka Kepala 4 Jahitan

Sabtu, 22 November 2025 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Piring pecah. (Posews/depositphotos)

Ilustrasi, Piring pecah. (Posews/depositphotos)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dampak emosi yang tak terkendali apa saja bisa terjadi, bahkan hingga melukai orang lain. Ini lah yang dialami karyawan Cafe di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. 

Aksi penganiayaan brutal terjadi di Cafe Agam Premium, Jalan Jatinegara Timur No. 60, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Kamis (20/11/2025) pukul 17.00 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 Seorang pegawai bernama NS (22) menjadi korban setelah kepalanya dihantam piring keramik dalam insiden yang dipicu kesalahpahaman soal izin sakit.

Saat kejadian, NS sedang bekerja seperti biasa. Namun, terjadi cekcok antara korban dan terlapor AW (dalam penyelidikan) terkait persoalan izin sakit. Adu argumen itu membuat pelaku naik pitam.

Baca Juga :  Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Yuvita, Dudung: Hukum Pelaku Seadil-adilnya

Tanpa pikir panjang, AW melempar satu piring keramik tepat ke bagian belakang kepala korban. Benturan keras membuat NS langsung tersungkur dan mengalami luka serius.

Korban Alami Luka Robek, Harus Dijahit 4 Jahitan

Melihat korban bersimbah darah, rekan-rekannya — M. Farel dan Yustinus Sinaga — segera membawa NS ke RS Premier Jatinegara untuk mendapatkan perawatan darurat.

Baca Juga :  58 Pasangan Jadi Korban Penipuan WO Marwah, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Hasil pemeriksaan dokter memastikan korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang hingga harus menjalani empat jahitan.

Tidak terima menjadi korban penganiayaan, NS langsung melaporkan insiden ini ke Polres Metro Jakarta Timur. 

Polisi memastikan kasus ini masuk kategori penganiayaan berat (anirat) dan tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kasus kekerasan internal seperti ini kembali mengingatkan pentingnya komunikasi di lingkungan kerja. Polisi mengimbau pemilik usaha untuk meningkatkan pengawasan agar konflik kecil tidak berujung kriminal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah
Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah, Bogor Berpotensi Hujan
Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung

Berita Terbaru

Kondisi air Kali Bekasi berwarna hitam pekat dan diduga tercemar berdasarkan hasil pemantauan DLH Kota Bekasi. (Posnews/Pemkot Bekasi)

JABODETABEK

Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran

Rabu, 5 Agu 2026 - 21:43 WIB

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:05 WIB