JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tak lama lagi Timnas Indoensia akan memiliki pelatih baru. PSSI kini fokus mencari pelatih yang bisa mengangkat drajat sepakbola Indonesia berkiprah dan disegani dunia.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji siap terbang ke Eropa pekan depan untuk mewawancarai calon pelatih Timnas Indonesia.
Menariknya, sejumlah tanda mengarah pada satu nama kuat: asisten pelatih Liverpool, Giovanni van Bronckhorst, yang diprediksi menjadi kandidat terdepan.
Dalam konferensi pers PSSI pada Kamis, 20 November 2025, Sumardji menegaskan bahwa lima calon pelatih yang masuk radar masih terikat kontrak dengan klub atau tim nasional lain. Karena itu, ia belum bisa mengungkap identitas mereka.
“Para pelatih ini masih terikat kontrak dengan klub maupun negara lain, jadi tidak mungkin kami membuka nama-namanya,” ujar Sumardji.
Giovanni van Bronckhorst saat ini menjabat sebagai asisten pelatih Liverpool sejak 2 Juli 2025, mendampingi Arne Slot. Rekam jejaknya mencuri perhatian karena memiliki kombinasi pengalaman Eropa dan kedekatan historis dengan Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sumardji meminta para pendukung Timnas bersabar karena PSSI ingin memilih pelatih yang benar-benar memahami karakter pemain Indonesia.
“Dari lima nama itu akan kami pilih yang terbaik. Kami ingin pelatih yang cocok dengan karakter pemain-pemain kita,” tegasnya.
Punya Koneksi Kuat dengan Indonesia
Giovanni bukan sosok asing bagi sepakbola Indonesia. Mayoritas pemain Timnas berdarah Belanda, dan Giovanni memiliki latar belakang serupa. Ia pernah melatih Feyenoord Rotterdam selama empat tahun (2015–2019) dan menyabet empat trofi.
Saat menangani Feyenoord, Giovanni pernah melatih dua pemain Timnas Indonesia, yakni Calvin Verdonk dan Kevin Diks. Selain itu, Giovanni punya darah Indonesia dari sang ayah, sementara ibunya, Fransien Sapulette, berasal dari Maluku.
Dengan rekam jejak mentereng, koneksi budaya, dan pemahaman terhadap pemain berdarah Belanda-Indonesia, Giovanni van Bronckhorst menjadi sosok yang sangat mungkin dipilih.
Kini, publik menunggu langkah PSSI. Harapannya, sosok yang dipilih benar-benar mampu membawa Timnas Indonesia melangkah lebih jauh. (red)





















