Mami Dewi Astutik Diciduk di Sihanoukville, Kamboja – BNN Bongkar Jaringan Narkoba Rp5 Triliun

Selasa, 2 Desember 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buronan 2 Ton Sabu Jaringan Golden Triangle, Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja. (Posnews/Ist)

Buronan 2 Ton Sabu Jaringan Golden Triangle, Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perang terhadap narkotika terus ditabuh Badan Narkotika Nasional (BNN). Jelang akhir tahun BNN membuat gebrakan menghebohkan dengan menangkap aktor intelektual penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp5 triliun.

Buronan internasional jaringan Golden Triangle, Dewi Astutik alias Mami ditangkap dalam operasi gabungan di Sihanoukville, Kamboja.

Penangkapan ini dilakukan BNN bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta BAIS TNI dalam operasi lintas negara yang berlangsung cepat dan presisi.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto mengungkapkan, Dewi Astutik—yang juga masuk daftar buronan Korea Selatan—diamankan saat berjalan menuju lobi sebuah hotel mewah di Sihanoukville.

Baca Juga :  Buruh Turun ke Istana Hari Ini, Tolak UMP DKI Rp 5,7 Juta - Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

“Operasi penangkapan berjalan cepat, presisi, dan tidak menimbulkan gangguan publik,” ujar Suyudi, Selasa (2/12/2025).

Setelah ditangkap, Dewi langsung dipindahkan ke Phnom Penh untuk verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas sesuai prosedur internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNN Siapkan Pemeriksaan Intensif

Sesampainya di Indonesia, Dewi akan diperiksa secara mendalam untuk membongkar:

  • alur pendanaan narkotika,
  • distribusi logistik,
  • bandar dan kaki tangan di beberapa negara,
  • serta rute penyelundupan lintas Asia Timur dan Asia Tenggara.

“Jejaring ini mengelola pengambilan dan distribusi berbagai jenis narkotika, mulai dari kokain, sabu, hingga ketamin,” tegas Suyudi.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Nasional, Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Sepekan ke Depan

Ia memastikan, penindakan tidak berhenti pada penangkapan. BNN akan menghancurkan seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi masif dan terorganisir.

Operasi Senyap Lintas Negara

Penangkapan dipimpin langsung oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan, melalui koordinasi intensif dengan otoritas Kamboja.

Operasi juga didukung penuh oleh:

  • Atase Pertahanan RI di Kamboja,
  • BAIS TNI yang dipimpin Yudi Abrimantyo,

yang berperan besar dalam pemetaan pergerakan Dewi, analisis intelijen regional, hingga eksekusi lapangan.

Dukungan tersebut mempercepat proses pelacakan sehingga buronan kelas kakap itu tidak sempat kabur ke negara lain. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka
Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang
Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus
Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan
9 Jenderal Gugat Ditreskrimum Polda Metro, Sidang Perdana 6 April 2026 di PN Jaksel
Amukan Mengerikan di Grobogan, Pria Diduga ODGJ Bacok 6 Warga – Darah Berceceran

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Senin, 30 Maret 2026 - 09:46 WIB

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini

Senin, 30 Maret 2026 - 09:19 WIB

Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK

Senin, 30 Maret 2026 - 08:56 WIB

Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:18 WIB

Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Berita Terbaru