BNN Sultra Bongkar Jaringan Narkoba Nasional, Sita 2 Kg Sabu di Kendari

Minggu, 26 Oktober 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi barang bukti sabu hasil penangkapan polisi di kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

Ilustrasi barang bukti sabu hasil penangkapan polisi di kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Tidak ada celah bagi pelaku narkotika mengembangkan jaringannya di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menggempur peredaran narkoba di sejumlah wilayah nusantara.

Dari hasil operasi, petugas menyita barang bukti berupa ekstasi, sabu, hingga cairan vape mengandung narkotika.

Pengungkapan terjadi di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis (23/10/2025) malam.

Tim BNNP Sultra mendapat informasi soal kurir berinisial I yang membawa sabu dari Medan menuju Kendari melalui Bandara Haluoleo.

Setelah melakukan penyelidikan, BNNP Sultra bersama Avsec dan TNI AU langsung bergerak cepat. Sekitar pukul 19.15 Wita, tim berhasil mengamankan pelaku di depan terminal kedatangan Bandara Haluoleo.

Baca Juga :  Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Jarak 1 Km dari Ka’bah

“Kami membawa tersangka ke ruang pemeriksaan dan melakukan penggeledahan. Dari koper yang dibawa, ditemukan 12 paket sabu dengan berat total 2.030,8 gram,” ujar Kombes Alam Kusuma S., Tim Berantas BNNP Sultra, Sabtu (25/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sabu tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara, dan transit di Jakarta sebelum tiba di Kendari.

Pelaku berencana menyerahkan barang haram itu kepada seseorang yang belum teridentifikasi.

Baca Juga :  Brimob Polda Metro Jaya Siaga Pasca Tawuran Manggarai, Aparat Sisir Lokasi Rawan

Dari hasil penggeledahan, petugas BNNP Sultra menemukan 12 paket sabu seberat total 2.030,8 gram yang disimpan rapi dalam koper.

Pelaku memberi kode A dan B pada barang haram itu untuk mengelabui petugas.

Rinciannya, enam paket berkode A berisi sabu antara 145 hingga 187 gram, sedangkan enam paket berkode B memiliki berat 144 hingga 195 gram. Total keseluruhan mencapai 2 kilogram lebih sabu siap edar.

BNN menegaskan akan terus memperkuat operasi lintas provinsi untuk memutus jaringan pengedar antarwilayah yang kerap memanfaatkan jalur udara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB