Tragedi Maut di Klub Malam Goa: 25 Orang Tewas Terpanggang, Wisatawan Asing Jadi Korban

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api dan asap hitam membubung saat kapal nelayan KM Maulana-30 terbakar di Perairan Tanjung Belimbing Selatan, Tanggamus, Lampung. (Posnews/Ist)

Kobaran api dan asap hitam membubung saat kapal nelayan KM Maulana-30 terbakar di Perairan Tanjung Belimbing Selatan, Tanggamus, Lampung. (Posnews/Ist)

GOA, POSNEWS.CO.ID – Musik hentak berganti jeritan histeris. Surga pesta pantai di Goa, India, berubah menjadi neraka dunia pada Minggu (07/12/2025) dini hari. Sedikitnya 25 nyawa melayang sia-sia dalam kebakaran dahsyat di kelab malam populer, Birch by Romeo Lane.

Insiden ini mengguncang distrik Arpora yang terkenal dengan kehidupan malamnya. Nahasnya, beberapa wisatawan asing termasuk dalam daftar korban jiwa.

Menteri Utama Goa, Pramod Sawant, menyebut hari ini sebagai hari yang sangat menyedihkan. “Kami akan menindak tegas segala bentuk kelalaian dengan hukum paling berat,” janji Sawant di lokasi kejadian.

Jebakan Maut di Ruang Bawah Tanah

Petaka bermula sekitar pukul 23.45 waktu setempat. Saat itu, lantai satu gedung sedang penuh sesak oleh pengunjung yang menikmati set DJ. Tiba-tiba, api berkobar hebat dan dengan cepat melahap struktur bangunan.

Baca Juga :  Bencana Maut Sumatera–Aceh, 316 Tewas, 289 Hilang, BNPB: Masih Banyak Wilayah Terisolir

Kepanikan massal pun pecah. Sebagian tamu berhasil lari menuju pintu keluar utama. Namun, nasib berbeda menimpa para staf dan beberapa pengunjung yang panik.

Mereka justru berlari menuju ruang bawah tanah (basement) untuk berlindung. Sayangnya, keputusan itu berujung fatal. Ruangan tersebut tidak memiliki jalan keluar darurat.

Akibatnya, mereka terjebak di dalam “oven” raksasa. Asap tebal memenuhi ruangan sempit itu dengan cepat. Akhirnya, sebagian besar korban tewas karena mati lemas kehabisan oksigen sebelum api menyentuh mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investigasi Kelalaian Pengelola

Petugas pemadam kebakaran bertarung semalaman untuk menjinakkan si jago merah. Pagi harinya, pemandangan mengerikan tersaji. Gedung mewah itu kini hanya tinggal kerangka hitam yang hangus.

Baca Juga :  KKB Serang Warga di Nabire, 1 Tewas dan 4 Luka Ditembak di Jalan Kali Semen

Investigasi awal polisi mengarah pada dugaan pelanggaran prosedur keselamatan. Pasalnya, India memang memiliki rekam jejak buruk terkait standar keselamatan bangunan.

Politisi lokal, Michael Lobo, mendesak audit keselamatan total. “Wisatawan menganggap Goa aman. Kejadian ini sangat mengganggu dan tidak boleh terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan rasa duka mendalam. Ia menyebut insiden ini sangat memilukan hati bangsa.

Kini, Goa berduka. Pusat pariwisata yang biasanya menyambut 5,5 juta turis setiap semester ini harus melakukan introspeksi besar-besaran. Pesta boleh saja berlanjut, tetapi keselamatan nyawa manusia harus tetap menjadi prioritas utama di atas segalanya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga
Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?
Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:15 WIB

Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit

Jumat, 30 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:04 WIB

Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:17 WIB

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB