Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi membongkar komplotan perampok sadis yang memukuli pasangan lansia hingga kehilangan pendengaran di Cileungsi.

Hasil penyelidikan mengungkap fakta mengejutkan: geng kriminal ini diduga telah beraksi di sekitar 50 lokasi di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Kapolres Bogor Wikha Ardilestanto mengungkapkan para pelaku memanfaatkan hasil kejahatan untuk memperkaya diri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bahkan membelikan vila, kebun, hingga sejumlah aset lainnya dari uang hasil merampok korban.

“Uang hasil kejahatan itu mereka gunakan untuk membeli vila, kebun, dan berbagai barang lainnya,” ujar Wikha dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).

Lansia Dipukuli Brutal, Harta Dibawa Kabur

Kasus ini bermula saat enam pelaku menyerang pasangan lansia Samah (66) dan Hamim (69) pada September 2025.

Para pelaku memukuli korban secara brutal hingga mengalami luka serius, bahkan membuat salah satu korban kehilangan fungsi pendengaran.

Baca Juga :  Polri Turunkan 205 Personel dan 10 Anjing Pelacak Cari 20 Korban Longsor Cilacap

Setelah melumpuhkan korban, komplotan tersebut menggasak seluruh harta berharga milik pasangan lansia itu.

Barang yang dirampas meliputi mobil Toyota Avanza, sepeda motor, serta uang tunai sekitar Rp54 juta.

Selain itu, pelaku juga membawa dokumen kendaraan berupa BPKB mobil dan motor, bahkan ikut mengambil BPKB mobil pikap meski kendaraan tersebut tidak sempat mereka bawa kabur.

Polisi Bongkar Jejak Kejahatan di 50 TKP

Penyelidikan polisi kemudian mengungkap bahwa aksi brutal itu bukan yang pertama. Komplotan ini diduga telah melakukan serangkaian perampokan di sekitar 50 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Hingga kini, polisi berhasil menangkap tiga dari enam pelaku, masing-masing berinisial M, E, dan K. Sementara itu, pelaku K diketahui tengah menjalani penahanan di Polres Batang karena terlibat kasus kriminal lainnya.

Baca Juga :  Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Perpanjangan OMC Hingga 30 Hari

“Dari hasil pemeriksaan, komplotan ini diketahui sudah melakukan kejahatan di sekitar 50 TKP di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat,” ungkap Wikha.

Polisi Tangkap Otak Perampokan

Polisi juga berhasil menangkap pelaku utama berinisial M (29) yang diduga menjadi otak di balik rangkaian perampokan tersebut.

Petugas membekuk M di wilayah Cipendeuy setelah melakukan pengejaran intensif.

Operasi penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cileungsi Edison bersama timnya.

“Kapolsek Cileungsi berhasil mengamankan pelaku utama berinisial M yang berusia 29 tahun di wilayah Cipendeuy, Kabupaten Bandung Barat,” kata Wikha.

Saat ini polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang diduga turut terlibat dalam jaringan perampokan sadis tersebut.

Aparat juga terus mengembangkan penyelidikan untuk menelusuri kemungkinan korban lain serta aset hasil kejahatan yang sudah dibelikan tanah dan vila oleh para pelaku. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur
Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan
Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:51 WIB

Perampok Beraksi di Menteng, Tamu Luka 7 Tusukan dan Emas Dibawa Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:57 WIB

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14 WIB

Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB