Kasus Penghasutan Aksi Ricuh Agustus Naik Sidang, 4 Terdakwa Diseret ke PN Jakpus

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Lokataru Delpedro Marhaen. (Posnews/Lokataru)

Direktur Lokataru Delpedro Marhaen. (Posnews/Lokataru)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus penghasutan kericuhan masuk babak baru. Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat resmi melimpahkan 4 berkas perkara dugaan penghasutan aksi ricuh Agustus 2025 ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Salah satu terdakwanya adalah Direktur Eksekutif Lokataru, Delpedro Marhaen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Intel Kejari Jakarta Pusat Fajar Seto Nugroho menegaskan bahwa pelimpahan berkas itu sudah tuntas.

“JPU Kejari Jakpus telah melimpahkan empat berkas perkara dugaan penghasutan tindakan anarkis melalui media elektronik pada demonstrasi Agustus 2025 ke PN Jakpus,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak

Menurut Fajar, pelimpahan dilakukan pada Senin (8/12). Tiga terdakwa lainnya adalah admin @gejayanmemanggil Syahdan Husein, staf Lokataru Muzaffar Salim, dan mahasiswa Universitas Riau Khariq Anhar.

Setelah pelimpahan, tim JPU kini menunggu penetapan Ketua PN Jakpus terkait jadwal sidang perdana. “Kami menunggu agenda sidang dari Ketua Pengadilan,” tegas Fajar.

Status Tersangka Sah, Praperadilan Ditolak

Baca Juga :  Apartemen di Bekasi Jadi Gudang Sabu Jaringan Malaysia, Polisi Sita 32 Kg

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah menetapkan keempatnya sebagai tersangka dalam kasus penghasutan demonstrasi yang berujung ricuh. Seluruhnya kemudian ditahan untuk mempercepat proses penyidikan.

Delpedro dan kawan-kawan sempat mengajukan praperadilan, dengan alasan penetapan tersangka tidak sah. Namun hakim justru menolak permohonan itu dan memastikan langkah penyidik Polda Metro Jaya sah serta sesuai prosedur.

Dengan keputusan itu, proses hukum terhadap para terdakwa berlanjut ke tahap persidangan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Berita Terbaru