Penipuan Investasi Online, Korban Rugi Rp1,2 Miliar – Pelaku Advisor App.Statestreetstore.com

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penipuan investasi online. (Posnews/Kemenkeu)

Ilustrasi penipuan investasi online. (Posnews/Kemenkeu)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus penipuan investasi kembali makan korban. Kasus penipuan investasi onlinekali ini senilai Rp1,238 miliar mengejutkan warga Jakarta Timur.

HJ, korban penipuan, melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Timur setelah mengalami kerugian besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian bermula pada 16 Oktober 2025, saat pelaku menawarkan jasa sebagai advisor investasi melalui Instagram. Selanjutnya, komunikasi berlanjut melalui WhatsApp dengan nomor 083837749xxx, 085178750xxx, dan 083155879xxx.

Pelaku mengarahkan HJΒ untuk menanamkan dana melalui website app.statestreetstore.com. Korban pun mentransfer Rp355 juta dari rekening BNI dan Rp883 juta dari rekening Bank Mandiri ke rekening yang disediakan pelaku, yakni:

  • BRI 002801002746567 atas nama PT Oasis Tri Tungga
  • BRI 058401017777301 atas nama PT Mila Cantik Abadi Selalu
  • BRI 050901005655569 atas nama PT Alum Indo Perkasa Se
Baca Juga :  Ring Tinju Pasar Rebo Jadi Senjata Baru Pemprov DKI Tekan Tawuran Remaja

Setelah dana ditransfer, portofolio korban di website tampak meningkat. Namun, saat mencoba menarik dana, fitur penarikan tidak dapat digunakan.

Hingga laporan dibuat, pelaku belum menunjukkan itikad baik untuk mengembalikan dana korban.

β€œDana pelapor tidak bisa ditarik dan pelaku tidak kooperatif, sehingga korban mengalami kerugian total Rp1,238 miliar,” jelas laporan polisi No LP/B/4631/XII/2025/SPKT/Polres Metro Jakarta Timur/Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  BPBD DKI Catat 12 RT dan 17 Jalan Terendam Banjir Jakarta, Warga Diminta Waspada

Restro Jakarta Timur kini menindaklanjuti laporan HJΒ dengan melakukan penyelidikan mendalam. Penyidik fokus menelusuri aliran dana, identitas pelaku, serta kemungkinan adanya korban lain yang dirugikan dalam modus investasi tipu ini.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk berhati-hati dalam berinvestasi online. Polisi menegaskan akan menindak tegas pelaku penipuan agar tidak merugikan masyarakat lebih luas dan menodai ekosistem investasi legal. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB