350 Kios Buah di Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati Hangus Terbakar, Polisi Turunkan Puslabfor

Senin, 15 Desember 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Api dan asap hitam membumbung saat kebakaran melanda Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025).(Posnews/Ist)

Api dan asap hitam membumbung saat kebakaran melanda Blok C2 Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (15/12/2025).(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur melalap 350 lapak buah di Blok C2 dan membuat aktivitas pasar lumpuh total, Senin pagi (15/12/2025). 

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menegaskan seluruh kios yang terbakar menjual komoditas buah.

“Total ada 350 kios di Gedung C2 dan semuanya lapak buah,” ujar Alfian di lokasi.

Api Berhasil Dikendalikan, Satu Titik Masih Rawan

Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat dan berhasil mengendalikan hampir seluruh kobaran api. Namun demikian, satu titik masih menjadi fokus karena rawan menyala ulang akibat elpiji dan bahan kimia.

Baca Juga :  Tiga Guru Inspiratif Terima Penghargaan dari Presiden Prabowo di Hari Guru Nasional 2025

“Sekitar 98 persen api sudah padam. Tinggal satu titik yang harus ditangani dengan foam karena ada zat kimia,” jelas Alfian.

Sementara itu, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta memastikan api berhasil dilokalisasi sekitar satu jam setelah laporan masuk. Proses pendinginan terus dilakukan untuk mencegah kebakaran susulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebab Kebakaran Diselidiki Puslabfor

Hingga kini, polisi belum memastikan penyebab kebakaran. Alfian menegaskan Puslabfor Polri akan turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah proses pendinginan rampung.

Baca Juga :  Motor Oleng Hantam Aspal, Pelajar Tewas di Jalan Matraman Raya

“Kami belum bisa menyampaikan dugaan awal. Puslabfor akan menyelidiki setelah status quo TKP ditetapkan,” tegasnya.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Asap hitam membumbung tinggi dan sempat memicu kepanikan pedagang. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kini, aparat gabungan masih berjaga di lokasi. Sementara itu, para pedagang menunggu kepastian penanganan lanjutan dan pendataan kerugian akibat kebakaran besar ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi
Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026
Banjir Jakarta 9 Maret 2026: 16 RT dan 2 Jalan Masih Tergenang, Air Berangsur Surut

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:27 WIB

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Selasa, 28 April 2026 - 11:46 WIB

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB