Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti tembakau sintetis dan alat produksi hasil penggerebekan lab narkoba di apartemen Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti tembakau sintetis dan alat produksi hasil penggerebekan lab narkoba di apartemen Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar praktik clandestine lab atau laboratorium gelap narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Jakarta Pusat.

Pengungkapan ini dilakukan pada Jumat malam, 17 April 2026, setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengungkapkan operasi tersebut dipimpin oleh Unit 2 Subdit 1 di bawah kendali Kompol Indah Hartantiningrum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam pengungkapan ini, kami mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial R (25) di kawasan Senen, Jakarta Pusat,” ujar Budi, Minggu (19/4/2026).

Apartemen di Salemba Disulap Jadi Pabrik Narkoba

Penggerebekan berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB. Setelah melakukan penyelidikan mendalam, petugas langsung bergerak ke sebuah unit apartemen di kawasan Salemba yang dijadikan lokasi produksi narkotika.

Baca Juga :  Bareskrim Berduka, Aipda Yudhie Gugur dalam Operasi Narkoba di Katingan

Di lokasi tersebut, polisi menemukan praktik pembuatan tembakau sintetis yang dijalankan secara mandiri atau home industry.

Modus ini dinilai berbahaya karena dilakukan di lingkungan permukiman padat tanpa pengawasan.

Barang Bukti: 5 Kg Tembakau Sintetis hingga Alat Produksi

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sejumlah barang bukti dalam jumlah signifikan. Di antaranya tembakau sintetis siap edar seberat 235 gram, bahan baku produksi mencapai 5 kilogram, serta narkotika jenis ganja.

Selain itu, petugas juga mengamankan berbagai peralatan produksi seperti kompor listrik, bejana, botol alkohol, alat semprot, hingga botol kaca untuk kemasan.

Tak hanya itu, ditemukan pula plastik klip, kemasan siap pakai, dan timbangan digital yang diduga digunakan untuk proses distribusi.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Sertijab 6 Kapolda, Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik

“Seluruh peralatan ini menunjukkan bahwa pelaku memproduksi sendiri narkotika dalam skala rumahan,” jelas Budi.

Dijual Lewat Media Sosial, Jaringan Masih Didalami

Lebih lanjut, polisi mengungkap bahwa pelaku memasarkan tembakau sintetis melalui akun media sosial. Transaksi dilakukan secara daring dengan menghubungkan penjual dan pembeli, sehingga sulit terdeteksi.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan intensif.

Penyidik juga terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika ini.

“Kasus ini masih kami kembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” tegas Budi.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku penyalahgunaan narkotika, khususnya yang memanfaatkan teknologi digital dan hunian pribadi sebagai tempat produksi ilegal. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Selasa 21 Juli 2026: Suhu Tembus 33 Derajat
Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya
Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target
Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?
Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri
Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:14 WIB

Cuaca Jabodetabek Selasa 21 Juli 2026: Suhu Tembus 33 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:50 WIB

Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:13 WIB

Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:27 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:37 WIB

Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?

Berita Terbaru

Langkah tegas pemerintah Brasil. Kementerian Luar Negeri Brasil menolak permohonan visa dua pejabat Departemen Luar Negeri AS di tengah tuduhan intervensi pemilu dan perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Brasil Tolak Visa Pejabat AS yang Ingin Awasi Pemilu

Minggu, 26 Jul 2026 - 20:00 WIB

Pemandangan langka di perairan Afrika Selatan. Penemuan kawanan raksasa 299 paus bungkuk membuktikan keberhasilan moratorium perburuan mamalia laut global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pasangan Afrika Selatan Saksikan Kumpulan 299 Paus

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:30 WIB

Aksi nekat mengguncang Seattle. Dua pria misterius melompati pagar kaca Space Needle berketinggian 184 meter demi meluncurkan aksi terjun payung. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Dua Pria Terjun Bebas dari Space Needle Seattle

Minggu, 26 Jul 2026 - 19:00 WIB

Sorotan terhadap budaya kerja Jepang. Unggahan PM Sanae Takaichi mengenai jam tidur minim memicu kritik oposisi dan perdebatan publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unggahan Medsos Soroti Budaya Kerja Ekstrem Jepang

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB