Desak Polisi Bertindak, Peradi Bersatu Minta Roy Suryo Cs Ditahan di Kasus Ijazah Jokowi

Senin, 15 Desember 2025 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Promoter Polda Metro Jaya. (Posnews/Net)

Gedung Promoter Polda Metro Jaya. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memasuki babak baru. Wakil Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bersatu, Lechumanan, mendesak polisi segera menahan Roy Suryo Cs.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan saat menyambangi Polda Metro Jaya untuk mengikuti gelar perkara khusus kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Selanjutnya, tanpa basa-basi, Lechumanan mendorong Kapolda Metro Jaya, Wakapolda, hingga Dirkrimum untuk bertindak tegas.

Menurutnya, penahanan wajib dilakukan begitu penyidik menyatakan berkas perkara lengkap.

“Kalau berkas sudah rampung, harus ditahan. Ini saya pertegas, harus!” ujar Lechumanan di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/12/2025).

Baca Juga :  Pidato Kenegaraan Prabowo Dijaga 8.095 Personel, Lalu Lintas Senayan Direkayasa

Lebih jauh, Lechumanan menegaskan ancaman pidana dalam perkara ini di atas lima tahun. Dengan demikian, seluruh syarat penahanan telah terpenuhi dan penyidik tidak memiliki alasan menunda.

“Ancaman hukumannya jelas, di atas lima tahun. Karena itu, penahanan bisa dan memang seharusnya dilakukan,” tegasnya.

Selain itu, Lechumanan mengingatkan, jika Roy Suryo Cs tetap dibiarkan bebas, kondisi tersebut akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di daerah lain.

Akibatnya, kepercayaan publik terhadap kepolisian berpotensi menurun. “Kalau kasus dengan ancaman lima tahun saja tidak ditahan, nanti orang malas lapor polisi,” sindirnya.

Baca Juga :  Bareskrim Serahkan 2 Tersangka Narkoba Koko Erwin dan Akhsan ke Kejari Bima

Sejalan dengan itu, Ketua Umum Peradi Bersatu, Zevrijn Boy Kanu, menyampaikan pandangan serupa. Ia menilai, ketiadaan penahanan justru memicu kegaduhan berkepanjangan.

“Perbuatannya berulang. Kalau tidak ditahan, mereka terus ribut. Akhirnya, masyarakat makin terbelah,” katanya.

Oleh sebab itu, Zevrijn mendesak penyidik segera menahan Roy Suryo dan kawan-kawan dalam gelar perkara khusus. Langkah tersebut dinilai penting untuk meredam kegaduhan sekaligus menjaga wibawa hukum. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu
Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:06 WIB

KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Berita Terbaru