Framing Begal Tak Cukup Dibantah, Polda Metro Harus Jawab dengan Patroli dan Kinerja Nyata

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pernyataan Polda Metro Jaya yang menyebut Jakarta Barat hanya “diframing” sebagai wilayah rawan begal dinilai belum cukup menjawab keresahan masyarakat.

Publik saat ini tidak membutuhkan bantahan atau narasi soal framing media sosial. Sebaliknya, masyarakat menunggu langkah konkret aparat dalam menekan aksi begal dan kejahatan jalanan yang terus meresahkan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, sebelumnya menyebut ada amplifikasi di media sosial yang membangun kesan Jakarta Barat tidak aman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, di lapangan masyarakat tetap menilai aksi kriminal jalanan masih sering terjadi, terutama pada malam hingga dini hari di titik-titik rawan.

Polisi Harus Perbanyak Patroli

Penanganan begal seharusnya tidak hanya ramai saat kasus viral di media sosial. Polisi justru perlu menunjukkan kerja konsisten melalui patroli rutin dan pengawasan wilayah secara maksimal.

Baca Juga :  BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba di Bandara Soekarno-Hatta

Patroli malam harus diperkuat di kawasan rawan kejahatan, mulai dari jalan sepi, jalur perbatasan, kawasan permukiman, hingga titik minim penerangan.

Selain itu, fungsi pengawasan wilayah oleh Polres dan Polsek perlu dioptimalkan karena mereka paling memahami kondisi lapangan dan karakter wilayah masing-masing.

Polres dan Polsek Harus Berlomba Tekan Kejahatan

Polda Metro Jaya juga dinilai perlu membuat sistem evaluasi dan kompetisi internal bagi Polres maupun Polsek dalam menekan angka kriminalitas.

Wilayah yang mampu menjaga keamanan dan menurunkan kasus begal layak mendapat penghargaan atau reward.

Sebaliknya, wilayah yang angka kejahatannya terus meningkat perlu mendapat evaluasi dan punishment agar penanganan kamtibmas berjalan serius dan terukur.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Cerah, Suhu Tembus 34 Derajat

Dengan pola tersebut, setiap jajaran kepolisian terdorong bekerja lebih aktif menjaga wilayahnya, bukan sekadar bergerak setelah kasus viral.

Satgas Pemburu Begal Sudah Tangkap 173 Tersangka

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membentuk Satgas Pemburu Begal sejak 1 Mei 2026.

Hingga kini, satgas tersebut telah menangkap 173 tersangka kejahatan jalanan dari 1.283 laporan masyarakat yang masuk.

Polisi juga mengklaim telah mengungkap 870 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Meski demikian, masyarakat berharap penanganan begal tidak berhenti pada operasi sesaat, melainkan diikuti pengawasan wilayah yang konsisten agar rasa aman benar-benar dirasakan warga Jakarta dan sekitarnya. **

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB