JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ribuan nelayan dan pelaku usaha perikanan memadati pintu masuk Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/12/2025) pagi.
Mereka turun ke lapangan untuk mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan reformasi kebijakan perikanan di Indonesia.
Pantauan Posnews di lokasi menunjukkan bahwa kapal-kapal nelayan membawa spanduk yang berisi aspirasi mereka. Spanduk tersebut menuntut pemerintah untuk:
- Tolak Naturalisasi Kapal Asing
- Tolak Diskriminasi Kapal Angkut
- Hapus PBB Laut
- Tolak Kuota Penangkapan Ikan
- Turunkan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) menjadi 3 persen
- Serta beberapa tuntutan lain yang mewakili jeritan hati nelayan
1.250 Massa Dikerahkan untuk Aksi Nasional
Pihak penyelenggara menurunkan 1.250 nelayan dan pelaku usaha perikanan untuk mengikuti aksi nasional di kawasan Istana Presiden dan Kementerian Kelautan & Perikanan (KKP).
James Then, Sekjen Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI), menjelaskan bahwa para nelayan menuntut keterlibatan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam merumuskan dan mereformasi kebijakan perikanan.
“Kondisi saat ini sangat memberatkan nelayan, terutama kebijakan KKP yang tidak berpihak pada pelaku usaha perikanan. Saat ini, 40 persen kapal nelayan mangkrak akibat kebijakan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jika kondisi ini diteruskan, sekitar 17 ribu kepala keluarga di Muara Baru berpotensi kehilangan mata pencaharian,” tegas James Then.
Desakan Melibatkan Nelayan dalam Kebijakan
Selain itu, James menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto perlu memastikan KKP melibatkan nelayan dan pelaku usaha perikanan saat merumuskan dan menerapkan kebijakan.
Hal ini bertujuan agar program pemerintah tepat sasaran dan mengutamakan kesejahteraan nelayan.
“Kami, nelayan Indonesia, merupakan bagian dari dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Kami berharap aspirasi kami direalisasikan, termasuk Tolak Naturalisasi Kapal Asing, Tolak Diskriminasi Kapal Angkut, Hapus PBB Laut, Tolak Kuota Penangkapan Ikan, dan Turunkan PNBP menjadi 3 persen,” tambah James.
SNI Gelar Aksi Nasional, Belasan Ribu Nelayan Terlibat
Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) menggelar aksi nasional di Istana dan KKP dengan belasan aspirasi yang menekankan reformasi kebijakan perikanan pro-nelayan.
Belasan ribu nelayan ikut aksi menuntut kebijakan KKP yang adil bagi kesejahteraan mereka.
Polisi Ditpolairud Polda Metro Jaya, Polsek Muara Baru, dan Koramil Penjaringan mengamankan dan mendata massa agar tertib. Petugas memastikan demonstrasi menuju Istana dan KKP berlangsung aman dan tertib. (MR)



















