JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi cepat sopir JakLingko bernama M Tommy (39) berhasil menggagalkan aksi penjambretan di Jalan TB Simatupang, Jakarta Timur.
Dalam insiden tersebut, satu dari dua pelaku berhasil ditangkap warga, sementara satu pelaku lainnya kabur membawa handphone korban.
Kapolsek Ciracas Kompol Polisi Rohmad membenarkan penangkapan tersebut. Ia memastikan pelaku yang tertangkap telah diserahkan ke Polsek Ciracas dan kini menjalani pemeriksaan intensif.
“Benar, pelaku sudah diserahkan ke Polsek Ciracas. Diduga kuat melakukan penjambretan dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Rohmad kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Pelaku Beraksi Saat Korban Menunggu Bus
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ciracas Iptu Hasnan Nasruki menjelaskan, peristiwa penjambretan terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026.
Saat itu, korban perempuan berinisial D tengah menunggu bus di lokasi kejadian.
Tak lama kemudian, dua pelaku datang berboncengan sepeda motor. Salah satu pelaku turun dan merampas handphone korban, sedangkan rekannya bersiaga di atas motor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelakunya dua orang. Yang satu langsung kabur membawa handphone ke arah Tol dan tidak berhasil dikejar,” ujar Hasnan.
Diserempet Bus JakLingko, Pelaku Terjatuh
Namun aksi pelaku tidak berjalan mulus. Salah satu penjambret gagal melarikan diri setelah terserempet kendaraan JakLingko yang dikemudikan M Tommy. Akibatnya, pelaku terjatuh ke jalan.
Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku.
“Bukan ditabrak, tapi terserempet saat pelaku mau kabur. Dia jatuh, lalu diamankan warga,” jelas Hasnan.
Pelaku Luka-Luka, Polisi Buru Rekannya
Pelaku yang tertangkap langsung dibawa ke Polsek Ciracas. Polisi memastikan luka-luka yang dialami pelaku bukan akibat kecelakaan, melainkan karena sempat dipukuli massa.
“Bukan luka tabrakan. Dia jatuh setelah terserempet, lalu sempat diamuk warga,” tegas Hasnan.
Sementara itu, korban telah membuat laporan polisi dengan kerugian satu unit handphone senilai sekitar Rp1,5 juta. Hingga kini, polisi masih memburu satu pelaku lainnya yang berhasil kabur.
“Pelaku lain masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (red)
Editor : Hadwan



















