Aturan Baru PP TUNAS Berlaku Hari Ini, Platform Digital Wajib Lindungi Anak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan kebijakan WFH Jumat tetap produktif dan tidak mengganggu pelayanan publik.
(Posnews/Setpres)

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan kebijakan WFH Jumat tetap produktif dan tidak mengganggu pelayanan publik. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) mulai hari ini Sabtu (28/3/2026).

Kebijakan ini langsung mengguncang industri digital karena mewajibkan platform online memperketat perlindungan terhadap anak.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa dua platform telah menunjukkan kepatuhan penuh, yakni X dan Bigo Live.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya langsung menyesuaikan aturan usia pengguna sebagai langkah perlindungan anak di ruang digital.

  • Platform X menaikkan batas usia minimum menjadi 16 tahun sejak 17 Maret 2026
  • Bigo Live menetapkan batas usia minimal 18 tahun dalam kebijakan pengguna dan privasi

Langkah cepat ini menjadi contoh konkret implementasi regulasi baru pemerintah.

TikTok dan Roblox Menyusul

Selanjutnya, dua platform besar lain, TikTok dan Roblox, juga mulai menunjukkan komitmen.

Baca Juga :  Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat

TikTok berencana menonaktifkan akun pengguna di bawah usia 16 tahun secara bertahap, bahkan akan merilis peta jalan khusus untuk pengguna usia 14–15 tahun.

Sementara itu, Roblox akan membatasi fitur bagi pengguna di bawah 13 tahun, di mana mereka hanya dapat bermain secara offline demi mengurangi risiko paparan konten berbahaya.

Namun demikian, pemerintah masih menunggu kepatuhan dari platform besar lainnya seperti YouTube, Facebook, Instagram, dan Threads.

Status kepatuhan ini bersifat dinamis dan terus diperbarui sesuai perkembangan hingga batas waktu yang ditentukan.

Tujuan PP TUNAS: Lindungi Anak di Era Digital

Penerapan PP TUNAS menjadi langkah strategis pemerintah dalam melindungi anak dari berbagai risiko digital, seperti paparan konten negatif, eksploitasi, hingga kecanduan media sosial.

Baca Juga :  Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Melalui aturan ini, platform diwajibkan:

  • Memverifikasi usia pengguna
  • Menyediakan fitur keamanan anak
  • Membatasi akses konten berisiko
  • Menjamin perlindungan data pribadi anak
  • Edukasi untuk Orang Tua dan Masyarakat

Selain regulasi, pemerintah juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak.

Orang tua disarankan untuk:

  • Mengaktifkan parental control
  • Membatasi waktu penggunaan gadget
  • Mengedukasi anak tentang keamanan digital
  • Era Baru Pengawasan Digital

Dengan berlakunya PP TUNAS, Indonesia memasuki era baru pengawasan platform digital yang lebih ketat dan terarah.

Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak, tetapi juga mendorong platform global untuk lebih bertanggung jawab terhadap penggunanya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nigeria dan Indonesia Tolak Kebijakan Sertifikasi Sawit Uni Eropa
Ekspor CPO Indonesia Tumbuh 5,49 Persen sepanjang Januari-Juli
Polri-PDRM Naikkan Level Perang Narkoba, Bandar Besar Jadi Target Utama
Soetta Kembali Berdenyut, Penerbangan Dipulihkan Bertahap
Gempa, Anak Krakatau, Karhutla Mengancam, Prabowo Perintahkan Mitigasi Diperkuat
Selat Sunda Dipantau Ketat, BMKG Pastikan Penyeberangan Tetap Aman
PJJ Mulai 7 September, MBG di Sekolah Terdampak Anak Krakatau Disetop
Jangan ke Bandara Dulu, 8 Bandara Ditutup akibat Abu Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Nigeria dan Indonesia Tolak Kebijakan Sertifikasi Sawit Uni Eropa

Selasa, 8 September 2026 - 08:19 WIB

Ekspor CPO Indonesia Tumbuh 5,49 Persen sepanjang Januari-Juli

Selasa, 8 September 2026 - 08:04 WIB

Polri-PDRM Naikkan Level Perang Narkoba, Bandar Besar Jadi Target Utama

Selasa, 8 September 2026 - 06:15 WIB

Soetta Kembali Berdenyut, Penerbangan Dipulihkan Bertahap

Senin, 7 September 2026 - 15:34 WIB

Gempa, Anak Krakatau, Karhutla Mengancam, Prabowo Perintahkan Mitigasi Diperkuat

Berita Terbaru

Final Fantasy VII Revelation hadir dalam versi fisik satu disc, namun gamer PS5 dan Xbox tetap wajib mengunduh data tambahan sebelum bermain. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

FF7 Revelation Hadir dalam Versi Fisik, Namun Wajib Unduh Data

Selasa, 8 Sep 2026 - 09:40 WIB