Aksi Kemanusiaan Polisi Pesisir, Evakuasi Warga Muara Gembong untuk Operasi Medis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Ditpolairud Polda Metro Jaya membawa seorang anak menderita hernia dan kesulitan akses medis ke RS Bhayangkara Kramat Jati untuk operasi. (Posnews)

Personel Ditpolairud Polda Metro Jaya membawa seorang anak menderita hernia dan kesulitan akses medis ke RS Bhayangkara Kramat Jati untuk operasi. (Posnews)

MUARA GEMBONG, POSNEWS.CO.ID – Polisi dekat dengan masyarakat. Itu-lah yang dilakukan anggota Ditpolairud Polda Metro Jaya dengan kembali menyentuh hati warga pesisir.

Seorang anak di Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, yang menderita hernia dan terhalang biaya untuk berobat, berhasil dievakuasi menuju rumah sakit berkat bantuan cepat anggota Bhabinkamtibmas Pesisir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aiptu Rino Effendi, personel Bhabinkamtibmas Pesisir Ditpolairud Polda Metro Jaya, turun langsung menangani evakuasi, mulai dari memberikan pertolongan pertama hingga mengantar pasien dengan kapal patroli polisi.

Pasien tersebut sebelumnya kesulitan akses medis akibat kondisi ekonomi dan lokasi rumah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur air.

Evakuasi Melintasi Sungai Demi Nyawa Warga

Begitu menerima laporan dari warga, Aiptu Rino bergerak cepat menuju lokasi. Ia memastikan kondisi pasien stabil sebelum membawa korban menggunakan kapal Polisi XX-XX melintasi perairan berlumpur Muara Gembong menuju titik darat terdekat.

Baca Juga :  Insentif Guru Honorer Naik Rp400 Ribu per Bulan, Mendikdasmen Pastikan Cair Mulai 2026

Setelah itu, pasien dibawa menggunakan ambulans Ditpolairud Polda Metro Jaya menuju RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani operasi penanganan hernia.

“Kami tidak hanya menjaga keamanan laut. Kami hadir untuk menolong masyarakat pesisir tanpa memandang latar belakang,” ujar Aiptu Rino dalam keterangannya.

Aiptu Rino Effendi, personel Bhabinkamtibmas Pesisir Ditpolairud Polda Metro Jaya, turun langsung memberikan pertolongan pertama hingga mengantar pasien dengan kapal patroli polisi.
Aiptu Rino Effendi, Bhabinkamtibmas Pesisir Ditpolairud Polda Metro Jaya. (Posnews)

Polisi Hadir Sebagai Penolong

Aksi ini menegaskan komitmen Polri dalam menjalankan program Polisi Penolong terutama di wilayah pesisir terpencil. Warga Muara Gembong selama ini kerap kesulitan akses transportasi medis mengingat jalur darat jauh dan licin saat pasang.

Kepedulian ini sekaligus selaras dengan kebijakan Kapolda Metro Jaya untuk menghadirkan polisi humanis, yang bukan hanya melakukan penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan sosial dan kemanusiaan.

Dukungan Kesehatan untuk Warga Pesisir

Langkah Ditpolairud Polda Metro Jaya ini menjadi harapan baru bagi masyarakat pesisir yang sering terisolasi akses kesehatan. Selain patroli, personel juga rutin memberikan:

  • Bantuan kesehatan dasar
  • Edukasi keselamatan di wilayah sungai dan pantai
  • Pendampingan layanan publik bagi warga kurang mampu
Baca Juga :  Polda Metro Jaya Tegas: Rekrutmen Akpol 2026 Gratis, Tanpa Calo dan Joki

Dengan demikian, masyarakat merasa lebih aman dan diperhatikan negara melalui kehadiran Polri di setiap sudut wilayah perairan Jakarta dan Jawa Barat.

Tak hanya menjaga laut dan pesisir, Ditpolairud Polda Metro Jaya turun langsung menolong warga Muara Gembong yang jatuh sakit dan tak punya biaya berobat.
Tak hanya menjaga laut dan pesisir, Ditpolairud Polda Metro Jaya turun langsung menolong warga yang jatuh sakit dan tak punya biaya berobat.

Harapan Warga

Keluarga pasien menyampaikan terima kasih atas bantuan tulus aparat. Mereka berharap program kepedulian seperti ini terus berjalan.

Kalau tidak ada pak polisi, kami tidak tahu bagaimana nasib anak kami. Terima kasih sudah menolong,” ucap keluarga pasien.

Aksi penyelamatan sosial ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Metro Jaya tidak hanya menjaga laut, tapi juga menjaga nyawa dan harapan masyarakat pesisir.

Dengan ketulusan dan respon cepat, polisi hadir bukan hanya sebagai pengayom, tetapi sahabat dan pelindung warga yang membutuhkan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan
Prabowo Minta Danantara Bantu Lanjutkan LRT Jakarta ke JIS dan Whoosh
49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

Pasutri Curanmor Bawa Balita untuk Pancing Iba, 9 Motor Diamankan

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 05:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB