Alvaro Kiano Ditemukan Tewas Setelah 8 Bulan Hilang, Polisi Amankan Tersangka

Minggu, 23 November 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pencarian bocah berusia 6 bulan yang hilang selama delapan bulan oleh keluarga dan pihak kepolisian akhirnya terungkap.

Polisi mengungkap misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho di Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Dalam perkembangan terbaru, Alvaro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, membuat kasus ini kembali menyedot perhatian publik.

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam memastikan kabar tersebut saat memberikan keterangan resmi, Minggu (23/11/2025).

“Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” tegasnya.

Meski penemuan jasad Alvaro telah dipastikan, polisi belum membuka detail lengkap mengenai lokasi penemuan, kondisi jenazah, maupun kronologi lengkap kejadian.

Baca Juga :  Skandal Dokumen Epstein Meluas: Rencana Pesta Liar Elon Musk

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Sebagai langkah lanjutan, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya sudah mengamankan seorang tersangka yang diduga terlibat.

“Tersangka sudah diamankan,” ujarnya singkat.

Polisi kini melakukan pemeriksaan intensif untuk memastikan peran tersangka dan menggali motif yang mengakhiri hilangnya Alvaro secara tragis.

Hilang Sejak Maret 2025, Titik Awal di Sekitar Masjid

Kasus ini bermula pada 6 Maret 2025, ketika Alvaro hilang di sekitar Masjid Jami Al Muflihun, hanya beberapa meter dari rumahnya di Pesanggrahan. Saat itu, keluarga melaporkan Alvaro raib setelah terakhir terlihat bermain di area masjid.

Baca Juga :  Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras

Sejak saat itu, pencarian besar-besaran dilakukan warga, relawan, hingga aparat, namun tidak membuahkan hasil—hingga akhirnya polisi memastikan bocah malang itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Dengan munculnya tersangka, polisi kini mengarah pada dugaan kuat adanya tindak kriminal dalam hilangnya Alvaro. Penyidik bergerak cepat untuk membongkar jaringan dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Kasus ini dipastikan terus berkembang dan menjadi sorotan publik, terutama karena berlangsung selama delapan bulan tanpa titik terang hingga hari ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik
Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan
Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun
Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras
Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026
Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang
May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan
Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:35 WIB

Indonesia Desak Transparansi Pemblokiran Akun Anak di Bawah 16 Tahun

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:18 WIB

Banjir Jakarta 1 Mei 2026: 31 RT Terendam, Air Capai 130 Cm Usai Hujan Deras

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:00 WIB

Prabowo Tiba di Monas Naik Maung, Joget Bareng Buruh di May Day 2026

Berita Terbaru

Pusat gravitasi perdagangan dunia memanas. Amerika Serikat menuduh China melakukan intimidasi maritim di Panama, memicu perang urat saraf terkait sejarah kolonialisme dan kendali atas Terusan Panama yang strategis. Dok: AP Photo/Matias Delacroix

INTERNASIONAL

AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:38 WIB